Minat Baca MasyarakatMimika Masih Rendah

Bagikan Bagikan



SAPA (TIMIKA) – Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Jacob Toisutta mengatakan, walaupun daerah ini sudah memiliki Kantor Perpustakaan yang menyediakan berbagai macam koleksi buku, namun minat baca masyarakat masih rendah. 

“Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang datang di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah di Jalan Budi Utomo, setiap hari rata-rata 20-30 pengunjung,” kata Jacob  saat ditemui Salam Papua di kantornya, Senin (17/7).

Ia mengatakan, kebanyakan pelajar dan mahasiswa yang berkunjung di perpustakaan ini. Hal ini, dikarenakan lokasi kantor berada di tengah-tengah kota, sehingga memudahkan akses bagi para pelajar dan mahasiswa untuk berkunjung. Para pelajar dan mahasiswa ke perpustakaan dengan tujuan mencari bahan pelajaran ataupun mata kuliah dan skripsi.

Jacob menjelaskan, sebenarnya apa yang diinginkan selama ini belum terwujud, yakni meningkatkan minat baca masyarakat Mimika, ditambah dengan keterbatasan SDM. Dalam arti tidak hanya menyediakan fasilitas yang ada, tetapi kita harus jemput bola ke masyarakat, melakukan sosialiasi terhadap pentingnya membaca buku untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Namun karena jumlah SDM ini terbatas, maka belum maksimal dilakukan.

“Buku ini kan cakrawala dunia. Dengan membaca buku kita mengetahui banyak hal, nah itu dia yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat, untuk meningkatkan minat baca tersebut,”jelasnya.

Ia menambahkan, dari kondisi itu, pihaknya terus menggalakkan perpustakaan keliling yang bisa menjangkau ke seluruh kampung-kampung di Mimika. Dimana mobil perpustakaan keliling ini sangat membantu menumbuhkan budaya baca bagi masyarakat.

“Kami terus operasionalkan perpustakaan keliling, untuk mendongkrak minat baca masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan, bisa mencerdaskan masyarakat Mimika. Sehingga tidak ketinggalan informasi yang penting. Walaupun dengan keterbatasan SDM yang ada,”ujarnya.(Uji)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment