Odizues Beanal Mendaftar Cabup di Golkar dan PDI-P

Bagikan ke Google Plus
Odizius Beanal saat mendaftarkan di Partai Golkar Provinsi Papua
SAPA (TIMIKA) - Direktur Eksekutif Lembaga Masyarakat Adat Amungme (Lemasa) Odizeus Beanal, B. Sc beberapa waktu lalu telah mendaftarkan diri di Partai Golkar dan PDI-P di tingkat provinsi sebagai calon Bupati Mimika periode 2018-2023. Hal tersebut dilakukan karena dirinya merasa prihatin dengan kondisi pembangunan di Mimika yang kalau dipersentasekan sebesar 15% dari anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika sebesar 100%.

"Saya sudah ke Jayapura untuk mendaftar di partai Golkar dan PDI-P, dan saya juga akan mendaftar di beberapa partai tapi saat ini belum buka pendaftaran," kata Odizeus saat ditemui wartawan di Kantor Lemasa di jalan perjuangan Timika Indah, Sabtu (1/7).

Odi menjelaskan alasan dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati Mimika karena penyerapan anggaran untuk pembangunan di Mimika hanya terpusat di kota. Kendati pembangunan di pusatkan di dalam kota, namun itupun tidak maksimal karena masih terdapat kekurangan-kekurangan. Jika dilihat APBD Mimika yang hampir mencapai 3 Triliun tidak semua anggaran tersebut terserap dengan baik, sehingga dipersentasekan APBD Mimika hanya sebesar 3 Triliun atau 100% hanya terserap 15% saja.

"Jadi motivasi saya itu karena pembangunan tidak maksimal oleh bupati saat ini, kita lihat dari APBD Mimika yang jumlahnya begitu besar, kalau kita presentasekan sebesar 100%  tapi yang kita lihat hanya 15% saja," jelasnya.

Lanjut Odi, terlepas dari pembangunan, dirinya juga melihat bahwa banyak kandidat yang bukan asli Amungme Kamoro yang meramaikan bursa calon Bupati Mimika. Hal tersebut dinilai kurang baik, seharusnya kandidat non Amor harus memberikan kesempatan kepada anak-anak putra daerah dalam hal ini Amungme dan Kamoro untuk berkarya di daerahnya. 

Ia mengakui bahwa kepemimpinan saat ini mencoreng SDM Amungme, namun ia menegaskan ada banyak anak-anak Amor yang memiliki potensi untuk memimpin Mimika, salah satunya dirinya sendiri yang telah berkarya bersama Lemasa.

"Saya juga lihat banyak calon dari luar, saya harus berbicara sebagai anak Amungme yang punya potensi," terangnya.

Odi juga mengungkapkan, sesuai dengan pribahasa kedewasaan tidak datang seiring bertambahnya usia melainkan bertanggung jawab terhadap tugas diemban. Dengan demikian tidak ada kata muda bagi seseorang untuk menjadi pemimpin, namun bagaimana mengkolaborasi visi misi dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini.

"Jangan kita lihat dari usia tapi harus kita sesuaikan dengan perkembangan teknologi, kalau sudah tua ya susah untuk dia ikuti perkembangan," ungkapnya.

Sementara itu apabila dirinya menjadi bupati, faktor keamanan yang menjadi prioritas utama, pasalnya dengan terciptanya keamanan ditengah-tengah masyarakat dengan sendirinya masyarakat menerima pembangunan baik dari pemerintah maupun investor.

"Prioritas utama yang saya akan lakukan untuk Mimika, karena dengan terciptanya keamanan pembangunan dengan sendirinya akan masuk," terangnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment