Olah TKP Laka Tunggal, Polisi Temukan Kelalaian Pengendara Ojek & Truk

Bagikan ke Google Plus
Petugas Satlantas olah TKP kasus kecelakaan didepan Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso
SAPA (TIMIKA) - Polres Mimika melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Rabu (5/7), menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus kecelakaan maut yang menewaskan penumpang ojek bernama Bethioten Akley (49). Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Selasa (4/7) di Jalan Yos Sudarso, tepatnya disekitar depan pasar lama.

Pantauan Salam Papua di lokasi kejadian saat dilakukan olah TKP, arus lalu lintas Jalan Yos Sudarso mulai dari pangkalan Celebes sampai depan Klinik Tribrata ditutup sementara, dan terlihat puluhan warga menyaksikan proses olah TKP ini. 

Dari hasil olah TKP polisi mendapat kesimpulan sementara bahwa adanya kelalaian antara kedua belah pihak baik pengendara truk pengangkut sampah bernama Maxy Jonathan Beria maupun tukang ojek bernama Nahjehri. Jika dilihat saat itu truk tidak memiliki atau menyalakan lampu sein saat akan berbelok arah masuk ke komplek pembuangan sampah di area pasar lama. Sementara tukang ojek tidak memperhatikan keselamatan berlalu lintas, dan penumpang ojek atau korban meninggal dunia tidak mengunakan helm.

“Kelalaian kedua, tukang ojek mendahului tetapi tidak melalui jalur kanan, dia ambil jalur kiri. Sehingga mobil (truk) tiba-tiba mengerem mendadak, posisi duduk penumpang Bethioten dengan posisi menyamping, sehingga gravitasi penumpang terlempar ke depan sementara tukang ojek jatuh ke samping,” jelas Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Samuel Dominggus Tatiratu, SIK ketika menjelaskan kesimpulan sementara dari hasil olah TKP yang dilakukan pihaknya kepada awak media diruang kerjanya.

Dari keterangan sementara saksi di TKP dan berdasarkan hasil olah TKP, korban Bethioten tidak meninggal dunia usai kejadian kecelakaan di TKP, melainkan meninggal dunia setelah dibawa ke RSUD Mimika.

Penyebab meninggalnya korbanpun masih belum dipastikan, entah apakah itu akibat dari benturan pada bagian kepala ataukah luka yang dialami korban, sebab korban masih dalam keadaan sadar ketika dievakuasi ke RSUD Mimika yang kemudian mengalami sesak napas.

“Hasil visum sudah dikirim, tinggal kita tunggu hasilnya. Berdasarkkan bukti foto, korban mengalami luka lecet di bawa ketiak kiri. Kepala tidak mengalami luka. Informasi juga bahwa korban mengalami sesak napas, itu nanti kita ambil keterangan petugas medis,” tuturnya.

Usai olah TKP, kepolisian langsung mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap kedua pengendara karena dianggap melakukan kelalaian. Kepolisian juga nantinya akan menggelar perkara guna menentukan penggunaan pasal dan tersangka dalam kasus kecelakaan ini.

“Nanti kita lihat pasalnya, apabila ada kelalaian ancaman 5 tahun, akan ditahan. Namun jika di bawah itu maka akan dilakukan penangguhan penahanan,” ujarnya. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment