Orang Tua Murid Keluhkan Biaya Daftar Masuk SMPN

Bagikan ke Google Plus
 Felix Mapeko
SAPA (TIMIKA) - Salah seorang penyandang cacat,  Felix Mapeko mendatangi  rumah kediaman Ketua Komisi A DPRD Mimika terkait mahalnya biaya daftar masuk Sekolah di SMP Negeri I Mapurujaya. Kemahalan biaya masuk SMPN I Mapurujaya itu diakuinya tidak mampu untuk membayar biaya tersebut. 

“Saya kasihan. Orang tua murid yang menyandang cacat dan mengaku bernama Felix Mapeko mendatangi rumah saya. Orang tua itu mengaku tidak mampu membayar biaya masuk sekolah anaknya di SMP I Mapurujaya,” kata Ketua Komisi A, Saleh Alhamid dalam pesan singkatnya melalui Whatssap di Group News DPRD Mimika, Minggu (16/7).

Menurut Alhamid mengutip pernyataan Felix Mapeko merincikan biaya masuk SMPN I Mapurujaya yang dibebankan kepada masing-masing orang tua murid sebesar Rp.600.000. Pemungutan biaya sebesar 600.000 rupiah itu digunakan untuk biaya  pakaian seragam Rp.450.000 plus biaya Masa Orietasi Siswa (MOS) Rp.150.000.

Dikatakan Alhamid keluhan orang tua murid terhadap mahalnya biaya pendidikan  masuk sekolah ini memprihatinkan. Karena kondisi itu sangat paradoks dengan realita anggaran dana Otsus begitu besar yang  diprioritaskan bagi masyarakat asli Papua tidak berjalan. Bahkan, APBD Mimika yang hampir mencapai tiga triliun tidak mampu mengatasi keluhan warga asli Papua.  

“Ini fakta bahwa Pemkab Mimika menyengsarakan rakyat. Mendikbud harus melihat soal ini. Mendikbud harus bertanggung jawab, mana dana Otsus yang diberikan ke Papua?” katanya bernada tanya. 

Ia menilai masalah tersebut akibat dari kurangnya pengawasan anggaran Negara bagi Pendidikan di Mimika. Diakuinya tiga tahun anggaran di Mimika tidak dibahas bersama DPRD. Pihak Eksekutif sesuka hati melaksanakan kegiatan. Terlepas dari itu, kata Alhamid  Permendikbud berkaitan dengan sekolah gratis tidak berlaku di Mimika, karena tidak ada fungsi pengawasan dari Dispendasbud. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment