PAD Papua Ditargetkan Rp1 Triliun

Bagikan ke Google Plus
Gerzon Jitmau
SAPA (TIMIKA) - Kepala Badan pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD), Provinsi Papua, Gerzon Jitmau mengatakan, 2017 ini Provinsi Papua menargetkan sebesarRp1 triliun lebih untuk Pedapatan Asli Daerah (PAD) dari seluruh kabupaten dan kota, yang bersumber dari berbagai potensi di setiap daerah, seperti pajak kendaraan bermotor, bahan bakar kendaraan bermotor, rokok, air permukaan, alat berat serta pajak yang lainnya.

Saat diwawancarai usai menghadiri rakornis bidang pendapatan daerah Provonsi Papua dan Kabupaten/Kota se Papua di Hotel Horison, Jalan Hasanuddin, Rabu (12/7) Gerzon mengakui, roh dari penopang pambangunan daerah di Papua bersumber dari berbagai pemasukan khusus.

"Mulai dari beberapa tahun lalu, Pemerintah Provinsi Papua targetkan Rp1 trilun lebih. Ini untuk menopang pembangunan di Papua,"ungkap Gerzon.

Dirinya mengakui, jika setiap daerah bisa mengalokasikan PAD ke Provinsi, maka seberapa besarnya pun akan dikembalikan sebagai bagi hasil.

Menurut Gerzon, jika mengacu pada undang-undang,bahwa bumi dan air, serta segala yang terkandung di dalamnya akan dikelola sepenuhnya oleh negara. Karenanya masyarakat selaku pengguna harus bisa memberikan kontribusi, sehingga bisa dikelola dengan baik agar kemudian dikembalikan sebagai kesejahteraan rakyat.

Terkait hal tersebut, Gerzon mewakili Pemerintah Provinsi mengimbau semua pemangku jabatan di Mimika untuk lebih giat membayar pajak, baik yang berkaitan dengan Samsat atau pun Dispenda. Sebab apa yang diberikan kepada negara, akan dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakt itu sendiri.

"Masyarakat harus bisa memberikan sebagian yang merupakan kewajiban untuk pembangunan rakyat. Kalau pemilik kendaraan harus rutin membayar pajak kendaraannya, selain agar tidak terbebani dengan denda. Yang terpenting adalah untuk kesejahteraan pembangunan sesuai visi dan misi pemerintah daerah,"ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment