Pangeran Charles Akui Kehebatan Wakot Risma

Bagikan Bagikan



SAPA (WARWICK) - Putra mahkota Inggris Pangeran Charles mengakui kehebatan Walikota Surabaya Tri Rismaharini dalam mengelola sampah plastik yang disebutkannya bisa menjadi contoh dunia.

Kehadiran Bu Risma, panggilan akrab Tri Rismaharini di Kerajaan Inggris selain diundang Pangeran Charles juga untuk menghadiri acara Simposium Internasional ke-9 PPI-Dunia dan Indonesian Scholars International Convention (ISIC) Konvensi Internasional Sarjana Indonesia (ISIC-SI 2017) diadakan mahasiswa Indonesia.

Para mahasiswa itu tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia PPI UK di Warwick Arts Centre, University of Warwick Senin dan akan berlangsung hingga 27 Juli.

Risma kepada Antara London, Senin siang waktu Inggris mengatakan Pangeran Charles merasa kagum dengan apa yang dikerjakan dia dalam mengelola sampah plastik dan memuji apa yang telah dia lakukan di Surabaya.

"Ini bisa jadi contoh dunia," ujar Pangaren Charles kepada Risma yang diminta memnyajikan apa yang dilakukannya selama ini dalam mengelola sampah.

"Saya diundang oleh Pangeran Charles dan mempresentasikan bagaimana Surabaya mengelola sampah plastik," ujar Bu Risma.

Mengenai acara konferensi yang diadakan mahasiswa Indonesia dengan para wakil dari 50 negara di dunia itu, Risma sangat menghargai apa yang dilakukan oleh para mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di berbagai negara.

Bagus sekali acara yang dilengkapi dengan para pembicaranya yang beragam ada anggota DPR, pengusaha dan pemerintah, ujar Risma sambil menambahkan bahwa pengalaman terus belajar menimba ilmu akan dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Dalam pemaparan pada sesi pembangunan, Wali kota Surabaya itu menjelaskan tentang keberhasilannya dalam mengelola kota Surabaya menjadi lebih baik dan asri meskipun Surabaya selama ini dinilai sebagai kota yang panas dan semrawut menjadi kota yang nyaman.

Surabaya di bawah kepemimpinannya berhasil menjadi Kota Terbaik Se-Asia-Pasifik versi Citynet pada tahun 2012 dan meraih Penghargaan Kota Berkelanjutan ASEAN, Enviromentally Award 2012 serta Nominasi 10 wanita paling inspiratif 2013 versi Majalah Forbes pada tahun 2013.

Selain itu, Surabaya juga meraih dua kategori penghargaan tingkat Asia-Pasifik dalam ajang FutureGov Award 2013, yakni data center melalui Data Center Pemerintah Kota Surabaya dan Data Inclusion melalui Broadband Learning Center (BLC). Menyingkirkan 800 kota di Asia-Pasifik.

Sementara Taman Bungkul mendapatkan penghargaan tahun 2013 The Asian Townscape Award dari PBB. Sedangkan Risma mendapatkan penghargaan Mayor of the Month sebagai wali kota terbaik pada Februari 2014.

Ia juga mendapatkan penghargaan Socrates Award kategori Future City dari European Business Assembly (EBA) pada April 2014. (Antara)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment