Pastor Adrianus Maafkan Demmy Daskunda

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) -  Pastor Adrianus Warjito, SCJ mengakui telah memaafkan Demmy Daskunda terkait postingan statusnya di media sosial facebook yang menjadi firal dan mendapat kecaman dari banyak orang.

Saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (27/7), Pastor Adrianus mengakui, kehadiran seorang pemimpin agama dalam aksi demo seperti itu sering menuai pertanyaan.

Pastor Adrianus mengatakan, hatinya sangat tergerak semenjak mendengar pemberitaan tentang adanya aksi penuntutan insentif para guru. Akan tetapi, pagi Senin sebelum bergabung bersama para guru, Pastor Adrianus seharusnya melaksanakan rekoleksi bersama 45 guru Katolik di Bobaigo, Keuskupan, Jalan Cenderawasih, Jalur SP 2. Tapi setelah rekoleksi tersebut dibatalkan, maka Pastor Adrianus berinisiatif untuk hadir bersama dalam aksi para guru dengan mengenakan jubah dan membawa buku gerejawi, namun tidak ikut berorasi.

Menurut Pastor Adrianus,  mengenakan jubah dan memegang buku serta menutup mulut dengan menggunakan lakban hitam, mengisiyaratkan simbol kehadiran gereja sebagai dukungan moril kepada para guru.

"Karena kalau mau diurutkan sejarah pendidikan di Papua, para misionaris sudah hadir sebelum Indonesia merdeka. Itu makanya ketika pendidikan atau para  pendidik dalam keadaan susah maka perwakilan gereja pasti ikut prihatin," katanya.

Pastor Adrianus mengakui, telah memaafkan dan menjadikan empat poin pertanyaan dan pernyataan dalam postingan Fb milik Demmy Daskunda sebagai rahmat di dalam situasi yang sedang terjadi antara para guru dengan Dispendasbud.

Pastor Adrianus juga mengimbau kepada seluruh Umat Katolik se Mimika agar dengan telah diberikannya setitik maaf maka masalah ini harus dilupakan.

"Kalau pun ada yang mau lanjutkan masalah ini, maka harus hati-hati dengan kata-kata kasar, apa lagi dengan mentalitas yang saling menghina. Karena setan bisa masuk,"ungkap Pastor Adrianus.
Sementara pemilik akun Fb Demmy Daskunda yang dikonfirmasi melalui telepon mengakui, tidak berniat menghujat Pastor Adrianus dan umat Katolik. Postingan tersebut murni sebagai pertanyaan atas kehadiran Pastor Adrianus dalam aksi tuntutan insentif tersebut.

Demianus mengatakan, sangat menyesali postingan tersebut setelah firal diperbincangkan di media sosial.

"Kalau status yang saya posting di Fb membuat masyarakat dan umat Katolik marah, saya atas nama pribadi dan keluarga saya meminta maaf sebesar-besarnya," ungkap Demmy.
Demmianus mengakui akan menemui Uskup Timika dan Pastor Adrianus untuk meminta maaf sekaligus menjelaskan alasan postingan tersebut.


"Saya berpikir bahwa tidak ada kaitannya seorang Pastor dengan aksi para guru. Tapi ternyata memang ada kaitannya. Jadi saya minta dan memohon maaf kepada seluaruh masyarakat dan umat Katolik yang merasa emosi dengan status yang saya naikkan itu. Terlebih khusus untuk Pastor Adrianus.," katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment