Pelayanan di Disdukcapil Tanpa Pungli dan Pilih Kasih

Bagikan Bagikan
Suasana pelayanan yang terjadi di Dispendukcapil
SAPA (TIMIKA) -  Kepala Bidang Pendaftaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika, Aprida, S.Sos mengakui, dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya tidak melakukan pungutan liar (Pungli), memilih-milih atau pilih kasih terkait siapa yang harus dilayani.

"Kami jamin pelayanan kami tanpa pungli. Saya selalu tekankan kepada staf, untuk menghindari pungli. Serta jangan ada lewat jendela dan mengutamakan sistim kekeluargaan atau unsur yang lainnya,"ujar Aprida saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (4/7).

Menurut Aprida, Disdukcapil telah memilki ruang tunggu, loket pendaftaran serta sekat yang memisahkan antara masyarakat dan pegawai. Sehingga khusus bagi pegawai Disdukcapil sangat ditekankan untuk tidak membawa atau melayani masyarakat dalam ruang kerja ataupun menawarkan layanan cepat dengan pungli.

Lanjutnya, namun kalau ada masyarakat yang kebingungan dan membutuhkan bantuan dan penjelasan  maksud dan tujuan kewajiban, dan kelengkapan data. Maka meminta pegawai untuk mengarahkan ke ruangannya.

"Memang ada yang sengaja saya atau pegawai saya arahkan untuk minta kejelasan di ruangan saya. Tapi itu sebatas untuk mendapat kejelasan, karena belum memahami proses kelengkapan data dalam mengurus KTP Elektrik atau kartu yang lainnya,"terang Aprida.

Ia menambahkan, sebagai dinas yang bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya selalu mengedepankan pelayanan prima. Dan selalu, bahkan sering menegaskan kepada seluruh staf, apabila diketahui melakukan pungli, maka staf bersangkutan akan dihapus dari data kepegawaian.

Kata dia, sanksi tegas ini dilakukan, karena pelayanan pemerintah harus benar-benar memberikan kepuasan bagi masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakatpun diminta untuk benar-benar memahami aturan pelayanan.

"Kami sangat menghargai masyarakat, tapi masyarakat juga harus mentaati prosedur. Kalau misalnya ada yang datang pagi-pagi berarti dia pantas dilayani cepat. Tapi kalau datangnya siang, berarti harus sabar mengantri,"tutur Prida.(Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment