Pemekaran Lima Distrik Masih Dikaji Pemerintah

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) – Saat ini Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda Mimika, tengah melanjutkan kajian terhadap pemekaran lima distrik, yakni rencana pemekaran Distrik Tsinga, Aroanop, Bintang Lima, Manasari, dan Ipaya.

“Sebenarnya kajian untuk pemekaran distrik ini sudah dilaksanakan tahun lalu. Dan tahun ini hanya melengkapi kekurangan-kekurangan,”kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Mimika, Slamet Sutejo saat ditemui Wartawan di Ruang Kerjanya, Jumat (21/7).

Dia menjelaskan rencana pemekaran distrik itu sedang  melengkapi kekurangan-kekurangan, termasuk ada penambahan yaitu rencana pemekaran Distrik  Ipaya. Penambahan ini  setelah kegiatan Turun Kampung (Turkam) yang dilaksanakan  Bupati Mimika, Eltinus Omaleng beberapa waktu lalu.  Bupati menghendaki  Ipaya  diagendakan dalam rencana pemekaran distrik.

“Awalnya kajian untuk pelaksanaan pemekaran distrik hanya empat. Namun setelah Bupati Eltinus Omaleng Turkam ke Ipaya. Pa Bupati meminta menambahkan dalam kajian itu Distrik Ipaya,” jelasnya.

Ia mengaku kini sedang melengkapi dokumen kajian tentang pemekaran distrik tersebut. Dan dalam waktu dekat, katanya akan turun ke lokasi melengkapi dokumen dan persyaratan tentang pemekaran distrik tersebut.

Meskipun saat ini,  ia mengetahui masih ada moratorium (penghentian sementara) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk masalah pemekaran, baik provinsi, kabupaten, distrik, dan kampung. Tetapi, diakuinya  tidak ada salahnya  melengkapi dokumen pemekaran, dengan pertimbangan, apabila moratorium dicabut rencana pemekaran distrik sudah siap.

“Ini upaya melengkapi administrasi pemekaran distrik. Walaupun sekarang ada moratorium, hal itu tidak jadi masalah. Toh, untuk masalah pemekaran distrik ini perlu pembahasan dengan DPRD untuk pembuatan Peraturan Daerah (Perda).Dan mudah-mudahan lima distrik ini bisa satu paket. Sehingga tidak ada yang tercecer,” akunya. (Uji)



Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment