Pemkab Asmat Kucurkan Rp 68 Miliar untuk Bandara Ewer

Bagikan ke Google Plus

SAPA (ASMAT) — Pemerintah Kabupaten Asmat mengucurkan dana kurang lebih Rp68 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 untuk perpanjangan landasan pacu (runway) Bandar Udara (Bandara) Ewer.
Saat ini pekerjaan fisik landasan pacu bandara tersebut tengah dikerjakan PT. Adi Karya, selaku pelaksana. Targetnya, pengerjaan runway Bandara Ewer selesai pada 15 Desember 2017.
“Landasan pacu Bandara Ewer diperpanjang 600 meter dengan lebar 30 meter. Sesuai kontrak, proyek tersebut sudah harus selesai dikerjakan pada 15 Desember 2017. Sementara sedang dikerjakan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asmat, Pieter Dallung, Senin (17/7).
Menurutnya, anggaran proyek perpanjangan runway bandara tersebut murni dari APBD tahun ini. “Tidak ada dukungan dana dari kementerian pada tahun ini,” ujarnya.
Tetapi menurut dia, pemerintah pusat bakal membantu pembangunan apron atau terminal bandara tersebut setelah Bupati Asmat Elisa Kambu membangun komunikasi dan koordinasi di pusat.
“Ada komitmen bahwa nanti apron-nya dibantu oleh pusat,” kata Pieter.
Ia menjelaskan, pembangunan landasan pacu Bandara Ewer sudah dikerjakan pada 2016 lalu sepanjang 600 meter. Dan pada tahun ini diperpanjang lagi 600 meter, sehingga totalnya 1200 meter.
“Sesuai rencana tata teknis, bandara itu akan didarati pesawat jenis ATR. Tapi sebenarnya bagi kita adalah bagaimana aksebilitas daerah ini semakin terbuka. Kita butuh frekuensi penerbangan setiap hari,” terang dia.
Pieter menambahkan, lahan Bandara Ewer telah dibebaskan pemerintah daerah setempat beberapa tahun lalu. Hanya saja, ia tidak mengetahui nominal kompensasi yang diberikan kepada pemilik ulayat.
“Pemerintah sudah memenuhi kewajibannya terhadap hak ulayat masyarakat di sana. Yang jelas sudah clear. Tak mungkin kita membangun kalau belum ada kompensasi, karena nanti pasti di komplain,” tuturnya. (Nuel)


Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment