Pemkab Asmat Terus Tingkatkan SDM Pengelola Keuangan

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) - Pemerintah Kabupaten Asmat terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan di segenap organisasi perangkat daerah (OPD) di kabupaten tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Asmat, Frans Sinurat, mengatakan baru-baru ini pihaknya mengadakan pelatihan penyusunan laporan keuangan yang melibatkan seluruh kepala sub bagian keuangan (Kasubag) dari setiap OPD.

“Para kasubag keuangan dari setiap OPD telah dibekali pelatihan dan pengetahuan penyusunan laporan keuangan. Empat hari kegiatan, dua hari pertama penyusunan aset dan persediaan. Berikutnya penyusunan laporan keuangan,” kata Frans, Senin (24/7).

Frans menjelaskan, dalam kegiatan pelatihan tersebut, para kasubag keuangan dari setiap OPD sudah langsung melakukan praktek menyusun unsur-unsur laporan keuangan semester pertama tahun 2017.
“Sehingga akhir dari kegiatan itu, tiap OPD sudah menghasilkan laporan keuangan semester pertama tahun 2017,” tuturnya.

Menurutnya, laporan tersebut akan disampaikan ke Kementerian Keuangan melalui Kantor Pusat Perbendaharaan Negara (KPPN) Merauke dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua.

Dijelaskan juga, pelatihan yang dilaksanakan selama empat hari itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), khususnya para kasubag keuangan yang baru dilantik. Untuk terus menggenjot kemampuan pengelola keuangan, maka setiap tahun akan diadakan praktek-praktek penyusunan laporan.

“Selain itu kami juga merespon dan segera menindaklanjuti apa yang kurang dari aset persediaan dan catatan-catatan laporan keuangan tahun 2016. Seperti pengelolaan persediaan yang kurang tertib terhadap pencatatan masuk keluar barang,” ujarnya.

Pihaknya juga akan memeriksa dan menertibkan aset-aset daerah yang dikuasai pihak lain, dan memeriksa pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari Pemprov Papua

“Bulan September, kami akan ke sekolah-sekolah untuk menertibkan pengelolaan aset disekolah-sekolah maupun di puskesmas. Ke depan, tidak ada lagi perencanaan yang asal-asalan tanpa manfaat. Laporan keuangan 2017 juga harus lebih baik,” tegasnya. (Nuel)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment