Pemkab Mimika Lepaskan 191 Calon Jemaah Haji Mimika

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA)Pemerintahk Kabupaten Mimika diwakili Asisten IV Bidang Pendidikan Setda Mimika, Alfred Douw  melepaskan secara resmi 191 Calon Jemaah Haji Kabupaten Mimika  di Graha Eme Neme Yauware  menuju  Embarkasi Makasar menggunakan pesawat Garuda GA 655, Senin (24/7) kemarin. Dari 191 calon jemaah haji Mimika itu, 86 laki-laki dan 105 perempuan terakomodir dalam program Kementerian Agama (Kemenag) Mimika 1438 Hijriah Tahun 2017 M dan terdata jumlah tunggu calon haji Kabupaten Mimika 3.000 lebih.

"Jumlah Calon jemaah haji Mimiki sebenarnya 208 dari calon tunggu sekitar 3.000 lebih. Yang bisa berangkat hanya 191 orang, termasuk satu orang petugas pemandu. 18 orang yang tunda itu masing-masing  alasannya, ada yang sakit, meninggal, sedang hamil dan ada beberapa menghilang tanpa ada kabar," kata Kepala Kemenag Mimika, Utler Adrianus ketika menyampaikan laporannya kepada Asisten IV Setda Mimika yang melepaskan para jalon jemaah haji Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE.,MH  dalam sambutannya yang dibacakan Alfred Douw menegaskan, Keberangkatan ke tanah suci untuk menunaikan rukun islam ke lima yang wajib dilaksanakan semua umat muslim. Dengan demikian, Pemerintah  sangat mendukung  para jemaah ke tanah suci. Pemerintah sesuai petunjuk  Undang-undang Nomor: 13 Tahun  2008 diamanatkan sebagai koordinator sekaligus penanggungjawab keberangkatan haji se Mimika.

"Jadi, Pemkab Mimika sangat mendukung dengan keberangkatan para Jemaah Haji. Karena itu sesuai dengan lima  rukun islam yang wajib dijalankan. Pemkab Mimika, berharap agar para jemaah bisa menjalankan ibadah dengan baik selama berada di Mekah," tegasnya.

Menurutna keberangkatan jemaah ke tanah suci tentu bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Ibadah haji merupakan satu kesempatan yang suci, Karena umat Muslim bisa menginjakkan kaki di atas tanah suci dan bersejarah bagi kaum muslim se dunia. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk saling mendoakan antar sesama agar diberikan berkah dan kesehatan.

Dia juga mengatakan, seluruh jemaah yang terakomodir untuk diberangkatkan ke tanah suci harus bersyukur  bisa terpilih dari sekian banyak jemaah yang mendaftarkan diri. Maka  jemaah Mimika harus membawa diri, menjaga pola makan,  kesehatan diri sendiri serta menjaga etika selama dalam perjalanan hingga ke Mekah. Sebab, para jemaah Mimika juga  membawa nama baik Kabupaten Mimika.

"Ini semua harus disyukuri dan harus menjaga diri agar bisa membawa nama baik Mimika. Jemaah harus bisa mendoakan sesama keluarga dan masyarakat Mimika pada umumnya supaya kita bisa terus hidup dalam damai," katanya.

Dari data yang dihimpun media ini, 191 Jemaah haji Mimika setelah tiba di Makasar akan ditampung di Embarkasi Makasar dan akan bertolak ke Mekah melalui Embarkasi Makasar sesuai jadwal diberangkatkan 30 Juli 2017 mendatang.  Dan dari 191 jemaaj haji Mimika masuk dalam kloter 6 dan sebagian dari jumlah tersebut masuk dalam kloter 9, karena tidak tertampung dalam kloter 6, sehingga sebagian masuk  kloter 9, kloter campuran dari calan jemaah haji seluruh Papua.


Menurut rencana Gubernur Papua, Lukas Enembe akan terbang ke Makasar melepaskan seluruh calon jemaah haji se Papua di Embarkasi Makasar sebelum bertolak ke Mekah 30 Juli 2017 mendatang. (Acik/Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment