Pemprov Dorong Swasta Biayai Infrastruktur Di Papua

Bagikan Bagikan


SAPA (JAYAPURA) - Pemerintah Provinsi Papua mendorong pihak swasta untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur yang dilaksanakan di Bumi Cenderawasih.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Zakharias Giay di Jayapura, Kamis mengatakan pihaknya tengah menyiapkan "pra visibility study" atau studi kelayakan awal mengenai suatu objek pembangunan yang dibayai pihak swasta.

"Jika pemerintahan-pemerintahan sebelumnya menyangkut pembiayaan infrastruktur yang pertama, menyusul BUMN dan BUMD kemudian swasta, kini dibalik menjadi swasta terbesar disusul BUMN maupun BUMD dan pemerintah di mana dari aspek pembiayaan, pemerintah urutan ketiga," katanya.

Menurut Zakharias, untuk itu, pemerintah baik di pusat maupun di daerah harus merespon dan mempersiapkan proyek-proyek investasi swasta baik di pusat maupun di daerah.

"Di Pemprov Papua khususnya melalui BPSDM setempat mengundang pemerintah kabupaten dan kota, terutama Bappeda maupun Badan Kepegawaian Pengembangan SDM untuk mempersiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkaitan dengan strategi untuk upaya-upaya pendanaan pembangunan oleh pihak swasta," ujarnya.

Dia menjelaskan oleh karena itu, belum lama ini pihaknya juga menggelar workshop kelayakan kebijakan pembangunan di lingkungan Provinsi Papua, kabupaten dan kota, di mana dihadiri oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sektor produksi juga infrastruktur.

"Kami mengharapkan setidaknya peserta yang hadir kala itu memahami Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau 'Public Private Partnership' serta menyiapkan dokumen 'pra visibility study'," katanya lagi.

Dia menambahkan selanjutnya, peserta dapat menghasilkan kerangka dasar untuk ditindaklanjuti menjadi satu dokumen "pra visibility study", di mana diingatkan pula kepada pihak-pihak swasta yang tertarik untuk bisa membiayai sendiri uji kelayakan tersebut sampai dengan proyek ini "goal" dan dibiayai oleh pihak swasta. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment