Penumpang Pesawat Garuda Diamankan Karena Mengatakan Bom

Bagikan Bagikan
Penumpang WH dan koper merah berisi pakaian 
SAPA (TIMIKA) - Seorang penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 653 di Bandara Mozes Kilangin Timika, harus berurusan dengan pihak keamanan karena bercanda membawa bom didalam koper miliknya. Akibat perkatannya itu, yang bersangkutan diamankan ke Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Penumpang pesawat Garuda GA 653 dari Bandara Mozes Kilangin, Timika dengan tujuan Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng (Jakarta) berinisial WH (36), berurusan dengan pihak kepolisian akibat bercanda dengan mengatakan Bom kepada penumpang lain didalam pesawat.

“Kejadian tersebut terjadi pada Senin 10 Juli 2017 sekira 14.30 WIT dengan TKP (Tempat Kejadian Perkara) didalam Pesawat Garuda," kata Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kasat Reskrim AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat dikonfirmasi awak media terkait peristiwa ini, Senin (10/7) malam.

Dijelaskan Kasat Reskrim, saat sudah berada didalam pesawat ada seorang penumpang berinisial PT (43) yang kebetulan bersama-sama WH hendak melakukan penerbangan menuju Jakarta dengan menggunakan penerbangan yang sama. Saat bertemu didalam pesawat, PT menanyakan WH isi koper yang dibawanya.

“Tiba-tiba saksi (PT) menanyakan bahwa ‘Ko isi apa didalam tas’, lalu pelaku (WH) menjawab ‘Bom’. Tidak jauh dari tempat tersebut ada salah satu pramugari yang mendengar, langsung direspon oleh pramugari. Tidak lama kemudian petugas dari Bandara dan petugas Sec Avco langsung mengamnkan pelaku ke Kantor Pelayanan Polres Mimika,” jelas Kasat Reskrim.

Akibat candaan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan oleh penumpang manapun terutama penumpang pesawat, pelaku kini harus mempertangungjawabkan perbuatannya dan berhadapan dengan pihak penegak hukum. 

“Saat ini pelaku diamankan di Polres Mimika guna pemeriksaan. Pelaku juga tidak di izinkan berangkat. Koper yang dibawa oleh pelaku juga sudah diamankan,” kata Kasat Reskrim.

Setelah petugas memeriksa isi didalam koper berwarna merah milik pelaku, ternyata hanya berisi pakaian yang mana akan digunakan pelaku ketika berada di Jakarta. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment