Peran Investor Perlu Ditingkatkan Bangun Papua

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu  Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Papua, Jhon Way, S. Hut., Msi  menegaskan, semua  investor di setiap daerah dan kota se Papua harus ditingkatkan peran serta dalam pembangunan di Papua.

Penegasan ini disampaikan dalam acara Dialog Investasi dan temu Tamu Usaha Sektor Terpadu se Provinsi Papua yang dilaksanakan di Hotel Horizon Ultima, Jalan  Hasanuddin, Kamis (20/7).

Pada kegiatan yang dihadiri seluruh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten dan kota se Papua serta 150 investor tersebut, Jhon mengatakan,  dialog investor sangat perlu dilaksanakan dalam mengkaji semua yang telah dilakukan, pemberian bagian hasil usaha bagi kabupaten dan kota tempat menanamnya investasi.

“Kegiatan dialog ini akan kita lakukan setiap tahun. Tahun ini kita laksanakan di Timika, tahun berikutnya akan dilaksanakan di daerah atau kota lain. Ini sangat penting karena kita saling berdiskusi dan mengoreksi,”tutur Jhon.

Menurut Jhon, dialog tersebut merupakan kesempatan untuk saling memberikan masukan-masukan yang membangun dan mengarah kepada dukungan untuk memajukan pembangunan di daerah dan kota masing-masing. Hal penting dalam dialog tersebut adalah,  menjaring permasalahan investasi serta penanganan masalah antar sektor serta meningkatkan peran serta investor dalam rangka menyukseskan pembangunan di Papua

“Saya harap kita semua harus saling terbuka dalam mempresentasikan apa yang telah kita lakukan, apa yang telah kita berikan untuk pembangunan dan masyarakat,  hal apa yang akan kita lakukan selanjutnya, serta apa yang bisa diberikan untuk daerah atau kota kita,”ungkap Jhon.

Sedangkan dalam sambutan Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe yang dibacakan oleh Asisten IV Bidang Pendidikan, Sekretariat daerah (Setda) Mimika, Alfred Dowu menegaskan, datangnya keuntungan atau kemajuan dunia  investasi tidak terlepas dari keamanan dan ketentraman di tanah Papua.

Enembe mengatakan, angka kriminalitas ditahun 2016 mencapai  30,19/10 ribu. Dengan angka tersebut menandakan semakin amannya  kondisi wilayah Papua sehingga pelayanan publik semakin baik bila dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 42,97/10 ribu penduduk. “Daerah aman, nyaman dan tenteram itu akan memudahkan datangnya investasi,” kata Enembe.

Menurut Enembe, Provinsi Papua  telah menempati urutan kedelapan dari 33 Provinsi  seluruh Indonesia yang berhasil mencapai pertumbuhan.  Hal ini mengindikasikan bahwa Papua berhasil dalam meningkatkan  kesejahteraan kehidupan masyarakat. 

“Keberhasilan suatu periode pemerintahan justru dilihat dalam pertumbuhan IPM dan baiknya peran investor,”ungkap Enembe. (Acik) 
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment