Pilkada Mimika 2018 Milik Amungme Kamoro

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Tokoh pemuda Amungme Vincent Oniyoma menegaskan Pilkada di Mimika tahun 2018 adalah milik dari dua suku besar di daerah ini yakni Amungme dan Kamoro. Calon Bupati dan Wakil bupati dari luar Mimika sebaiknya mengundurkan diri dan mendukung calon-calon dari Amungme dan Kamoro.

"Untuk suku-suku lain saya pikir porsinya  sudah ada di kabupaten masing-masing. Yang bukan dari Amungme Kamoro tolong menghargai calon dari Amungme Kamoro. Jadi untuk anak asli Papua di luar Amungme Kamoro jangan memaksakan diri, lebih baik kembali ke daerah masing-masing untuk menjadi bupati di sana,"kata Vincent saat jumpa pers  belum lama ini.

Vintcen  meminta pengurus partai untuk mempertimbangkan calon yang diusung, dengan mengutamakan dari Amungme dan Kamoro.

"Kepada ketua-ketua partai pengusung untuk mempertimbangkan baik-baik bila ingin majukan calon-calon di luar Amungme Kamoro. Partai harus mengutamakan calon dari Amungme dan Kamoro. Harus memberi kesempatan untuk Amungme dan Kamoro,"ungkapnya.

Sementara Itu tokoh intelektual Amungme Yohanis Kemong menambahkan para calon bupati dari luar Amungme Kamoro hanya akan mengambil keuntungan di Kabupaten Mimika.  Karena itu lebih baik mereka kembali ke daerahnya untuk memimpin dan mengambil keuntungan di sana.

"Saya menilai Mimika 1 menjadi rebutan calon-calon dari luar Amungme Kamoro,hanya untuk memperkaya diri. Apapun alasannya anak negeri Amungme Kamoro yang harus memimpin daerah ini ke depan. Saya tegaskan kami Amungme dan Kamoro sudah berkomitmen akan mengawal sampai Amungme dan Kamoro yang terpilih menjadi Bupati Mimika nanti,"tuturnya.

Tokoh intelek lainnya, Freddy Rumbiak mengatakan, Otonomi Khusus telah mengatur hak dasar yang dimiliki masyarakat Papua mulai dari perekonomian hingga politik. Contohnya yang memiliki hak untuk memimpin Mimika adalah dari Amungme dan Kamoro.


"Otonomi Khusus itu sudah jelas, dimana orang Biak memimpin di Biak, orang Sorong memimpin di Sorong dan seterusnya. Karena itu Mimika harus dipimpin oleh Amungme dan Kamoro. Berilah kesempatan kepada calon bupati dari Amungme dan Kamoro bertanding di tanah ini untuk menentukan pemimpin daerah ini. Biarkan otonomi khusus benar-benar berlaku di daerah ini," tuturnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment