PN Timika Pasang Alat Pemadam Kebakaran

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya masalah kebakaran, Pengadilan Negeri (PN) Timika memasang alat pemadam kebakaran di beberapa titik. Demikian disampaikan Ketua PN Timika, Relly D Behuku,SH.,MH yang ditemui Salam Papua di PN Timika, Senin (17/7).
Ia mengatakan, tujuannya apabila gedung ini ada musibah kebakaran, maka fasilitas pemadam kebakaran itu sudah ada. Sehingga petugas bisa melakukan pencegahan terhadap kebakaran tersebut. Karenanya, untuk pemasangan alat ini, pihaknya bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), khususnya bidang pemadam kebakaran.
“Untuk pemasangan ini, kami tidak lakukan sendiri, tapi bekerjasama dengan BPBD Mimika. Dimana pemasangan alat pemadam kebakaran dilakukan dititik yang mudah terlihat,”katanya.
Kata dia, dan untuk mempraktekkan alat ini, maka pada Rabu (19/7) akan dilakukan simulasi pemadam kebakaran. Dan dalam simulasi nanti, akan melibatkan seluruh pegawai di PN Timika dan pihak terkait, seperti Petugas Pemadam Kebakaran, Kepolisian, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
“Di simulasi nanti, kami akan praktekkan kejadian kebakaran. Dengan simulasi ini, maka disaat terjadi musibah kebakaran di PN Timika, petugas sudah mengetahui langkah apa yang harus dilakukan. Dan lari kemana untuk evakuasi yang teraman,”jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan, pemasangan alat pemadam kebakaran ini juga dalam rangka akreditasi. Dimana PN Timika ditunjuk sebagai salah satu PN untuk melakukan akreditasi. Karenanya, PN Timika melakukan pemasangan alat pemadam kebakaran sebagai kelengkapan akreditasi.
Ditambahkannya, pihaknya telah menyiapkan fasilitas kursi roda untuk pencari keadilan. Yang kemungkinan, dari sisi kesehatan harus hadir dipersidangan, tetapi tidak mampu. Karenanya pihaknya menyiapkan dua unit kursi roda yang merupakan hibah dari Dinas Kesehatan kepada PN Timika.
Lanjutnya, akreditasi ini dilakukan MA penilaian A, B, dan C. PN Timika berusaha untuk mendapatkan yang terbaik.

“Ini baru diperiksa oleh tim akreditasi dari Pengadilan Tinggi. Dari hasil penilaian akan dilaporkan ke Jakarta, selanjutnya tim akreditasi dari MA akan melakukan pemeriksaan dan akan mengumumkan apa yang didapatkan oleh PN Timika,”ungkapnya. (Uji)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment