PRUI Papua Gelar Pelatihan Rugby

Bagikan Bagikan
SAPA (TIMIKA) – Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Papua akan menggelar pelatihan kepada 15 peserta Rugby dari Kabupaten Timika, dan Kabupaten Jayapura dan Kota Madya dalam rangka Kejuaraan Daerah (Kejurda) pertama dan Rugby Papua Open Turnament ke 4 yang akan digelar pada hari Sabtu (29/7) mendatang di lapangan Golf Rimba Irian Kuala Kencana.

Presiden Rugby Papua Fernando A Yansen Tinal, BA mengatakan, turnament tersebut dalam rangka merayakan 20 lahirnya Rugby di Papua yang dimulai dari Timika-Papua dan terus berkembang hingga Ke Jayapura dan Indonesia. Terbukti dalam penyelenggaraan PON IX di Jawa Barat tim ragby dari Papua menyabet seluruh emas baik putra dan putri. Dalam ajang tersebut sekaligus Rugby Papua mendorong olahraga ragby untuk masuk dalam agenda KONI sehingga bisa dipertandingkan di PON XX tahun 2020 mendatang di Papua.

“turnament ini dalam rangka perayaan Rugby yang ke 20 di Papua, sekaligus kami mendorong untuk masuk dalam agenda KONI pusat untuk PON 2020 nanti,” jelas Yansen.

Tidak hanya itu. Yansen menambahkan, dalam penyelenggaraan kedua turnamen PRUI Papua akan melakukan ajang pencarian bibit untuk mempersiapkan bibit-bibit dalam PON XX nantinya.
“ini juga sebagai ajang pencarian bibit untuk PON nanti,” tambahnya.

Ketua panitia penyelenggara turnament Hendrik Wakum, SE dalam jumpa pers mengatakan, Timika akan menjadi tuan rumah penyelenggara dua turnamen sekaligus, yaitu Kejuaraan Daerah (Kerjuda) rugby Papua pertama dan turnamen kedua Open turnamen Ragby Papua ke-4.

Handrik menjelaskan, hingga saat ini persiapan yang dilakukan oleh panitia penyelenggara sudah mencapai 90%, dan untuk kegiatan pertama, panitia akan menggelar pelatihan kepada pelatih dari beberapa Kabupaten yang telah hadir untuk mengikuti kegiatan pelatihan yang bertaraf internasional, pasalnya panitia mendatangkan pelatih dari luar Papua untuk melakukan pelatihan kepada pelatih di beberapa kabupaten yang sudah mengembangkan Ragby.

“persiapan kami sudah mencapai 100%, dan untuk kegiatan pertama kami akan gelar latihan kepada pelatih dari beberapa kabupaten di Papua,” katta Hendrik Wakum.

hendrik menjelaskan, penyelenggaraan turnamen ini dilakukan untuk dengan tujuan untuk menggembang kan olahraga Ragby di Papua yang belum dikenal oleh masyarakat Papua sehingga bisa dikenal oleh masyarakat Papua bawasanya olahraga tersebut sama dengan kebiasaan dan budaya orang Papua tapi belum banyak terkenal di kalangan masyarakat akibat dari kurangnya sosialisasi. Tidak hanya itu, panpel juga memberikan peluang kepada tim di masing-masing Kabupaten untuk menyumbangkan timnya untuk bertanding.


“kami ini ragby ini merakyat yang hampir sama serunya dengan sepak bola, memang selama ini ragby kurang dikenal di masyarakat karena kurangnya sosialisasi,” jelas Hendrik.

Hendrik menambahkan, untuk kegiatan pelatihan besok, sebanyak 15 pelatih yang akan dilatih oleh pelatih dari luar Papua. Kegiatan tersebut akan dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama para pelatih akan dilakukan pelatihan dalam bentuk materi didalam ruangan dan sesi kedua para pelatih akan diajarkan praktek lapangan. Ia juga mengungkapkan, lapangan yang dilakukan dalam sesi latihan pelatih tersebut yang nantinya akan digunakan untuk pertandingan kejurda 1 dan Ragby Open Turnamen.

“Sampai saat ini jumlah pelatih akan dilatih besok ada 15 orang bertempat di lapangan golf Rimba Irian di Kuala Kencana udah setengah hari untuk latihan kelas testing harinya akan kita lakukan secara praktek di lapangan Kuala Kencana,” tambahnya.

ia juga menjelaskan, dalam dua turnament tersebut ada beberapa sponsor diantaranya PT Freeport Indonesia, KONI Provinsi Papua, dan ada beberapa kontraktor diantaranya Lembaga Masyarakat Adat,  Rimba Papua Hotel, Cendrawasih 66, Cafe Waanal dan Salam Papua, PT Pangansari Utama, Polres Mimika sebagai keamanan, dan PT Aspah yang merupakan perusahaan dari Singapura.

Ia juga berharap agar kedua turnamen tersebut dapat berjalan sehingga program-program dari Pengurus Rugby pusat dapat terlaksana.


“Semoga program dari provinsi dan harapan-harapan pusat bisa tercapai,” harapnya (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment