Puskesmas Timika Jaya Dominan Ispa

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Kepala Puskesmas Timika Jaya SP 2 ,dr. Mozes Untung mengatakan, sejak Timika dilanda hujan kurang lebih satu bulan terakhir mengakibatkan warga mengidap berbagai penyakit. Penyakit yang dominan diderita warga berkaitan dengan Infeksi Saluran Pernapasan (Ispa), seperti batuk, pilek dan beringus.

Sesuai data yang dirilis  dari Puskemas Timika Jaya sampai saat ini,  pasien yang berobat di Puskesmas Timika Jaya sangat didominasi  penyakit gangguan Ispa kemudian diikuti penyakit lainnya yaitu malaria.

"Kondisi cuaca dan lingkungan yang seperti ini penyakit yang dominan diderita warga yang berobat pada Puskemas kami adalah Ispa yang nomor satu,  kemudian malaria," katanya saat ditemui wartawan di Hotel Serayu, Room Cenderawasih,  Jalan Yos Soedarso Kamis (27/7) disela-sela mengikuti Lokakarya penanggulangan penyakit TBC yang diselenggaran Dinas Kesehatan.

Dia menjelaskan, selain cuaca yang tampak ekstrim akhir-akhir ini mengakibatkan warga menderita penyakit Ispa. Kondisi itu diperparah pula kondisi lingkungan yang  tidak sehat.Ini akibat dari  kesadaran masyarakat di sekitar wilayah kerjanya tidak menjaga  kebersihan lingkungan yang bersih. Dengan demikian, katanya tidak ada perubahan kondisi lingkungan yang bersih dari dulu sampai sekarang, sehingga penyakit Ispa paling dominan.

"Kenapa dikatakan penyakit tersebut berhubungan dengan lingkungan, karena kan lingkungan mempengaruhi  perkembangan penyakit tersebut. Sehingga tinggi atau rendahnya kejadian penyakit-penyakit tersebut sedikit banyak juga selain dipengaruhi oleh faktor pembawa penyakit itu sendiri yang dipengaruhi kondisi lingkungan dan individu warga itu sendiri," jelasnya.

Dia menambahkan sejak dioperasikannya gedung baru terjadi peningkatan pasien. Dakuinya  untuk kasus penyakit-penyakit yang dominan dari tahun ke tahun masih sama dan semakin meningkat. Maka petugas medis Puskesmas Timika Jaya  akan melakukan penanggulangan untuk menekan agar penyakit tersebut tidak selalu meningkat dari tahun ke tahun


"Sejak pindah kegedung baru,  dari April ada peningkatan kunjungan pasien 60%  dari  jumlah 300 kujungan. Penyakit yang angkanya paling tinggi Ispa, kedua Malaria dan ketiga penyakit kulit. Untuk menekan agar penyakit tersebut tidak meningkat, kami akan melakukan pendekatan dan menata lingkungan dan menjelaskan pola hidup sehat kepada setiap individu," tambahnya. (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. terimakasih informasinya... ijin share juga gan jangan lupa kunjungi
    https://goo.gl/RvJES

    ReplyDelete