Puskesmas Timika Jaya Jalankan Program Klinik Sanitasi

Bagikan ke Google Plus
SAPA (TIMIKA) - Untuk menyikapi peningkatan jumlah pasien penderita penyakit berbasis faktor lingkungan, Puskesmas Timika Jaya (SP 2) gencar menjalankan program klinik sanitasi, dengan memberikan pelayanan berkelanjutan kepada setiap pasien.

"Jadi kalau ada pasien yang selalu berobat malaria arau batuk-batuk, maka petugas akan terjun langsung ke wulayaj tempat tinggal oasien tersebut untuk memastikan lingkungan tempat tinggal si pasien. Nanti semua petugas akan menyebar ke wilayah pelayanan,"ujar Kepala Puskesmas Timika Jaya, dr. Moses Untung ketika ditemui Salam Papua, Rabu (12/7).

Menurut Moses, Program Klinik Sanitasi ini akan memberikan penanganan secara total atau berkesinambungan kepada semua pasien penderita penyakit, yang disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti malaria, ispa, batuk-batuk, penyakit kulit. dan diare. 

Moses menjelaskan, semua pasien pengidap penyakit dominan tersebut tidak hanya diberikan pelayanan pengobatan di Puskesmas. Namun petugas Puskesmas akan meninjau langsung ke tempat tinggal pasien tersebut. Ini dilakukan untuk menilai tiga hal penting, yakni ramah lingkungan luas, tempat tinggal atau rumah, serta pola hidup pasien bersangkutan.

Moses menambahkan, dengan meninjau langsung selain menemukan penyakit, petugas kesehatan juga bisa menentukan sebab penyakit yang diderita.

"Tujuannya, agar petugas bisa memastikan faktor penyebab pasien sering atau rentan terkena penyakit yang sama. Selanjutnya akan diberikan pengertian kepada pasien, supaya lingkungannya sehat, seperti tidurnya harus pakai kelambu, jangan sering begadang, bak mandinya harus rutin dikuras, dan sosialisasi lainnya,"ungkapnya.

Dengan adanya program tersebut, Moses mengharapkan agar pada tahun berjalan pihaknya bisa memetakan atau mengidentifikasi penyebab peningkatan jumlah pasien dengan penyakit tertentu. 

"Ini juga sebagai program supaya kami juga tidak hanya melayani di dalam ruangan tapi juga harus bisa lebih mengkaji dengan mengunjungi langsung pasien,"tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment