Rakornis Dispenda se-Papua Hasilkan 5 Rekomendasi

Bagikan Bagikan
pemukulan tifa oleh Asisten I Setda Mimika sebagai tanda penutupan rakornis
SAPA (TIMIKA) – Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pendapatan Daerah Provinsi Papua dan Kabupaten/Kota se-Papua, yang berlangsung selama dua hari di Hotel Ultima Horison Timika, resmi ditutup oleh Gubernur Provinsi Papua, yang diwakili oleh Asisten I Setda Mimika, Demianus Katiop, Kamis (13/7). Kegiatan selama dua hari ini, telah menghasilkan lima rekomendasi yang menjadi point penting dan kesimpulan dari rangkaian kegiatan. 

Lima point yang menjadi kesimpulan diantaranya, meningkatan koordinasi antara Badan/Dinas Pendapatan Daerah kabupaten/kota dengan Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Papua, meningkatkan koordinasi antara Badan/Dinas Pendapatan Daerah kabupaten/kota dengan SKPD di lingkungan pemerintah daerah dan institusi lain dari luar Pemda dan stakeholders lainnya, membentuk forum kerjasama antara Badan/Dinas Pendapatan Daerah se-Provinsi Papua, perlu adanya grand design PAD yang disusun oleh SKPD pengelola, sesuai dengan aturan yang berlaku serta agenda Rakornis yang sama tahun 2018 diagendakan di Merauke. 

Lima rekomendasi tersebut kemudian ditandatangani oleh masing-masing Kepala Dispenda kabupaten/Kota se Provinsi Papua yang ikut serta dalam acara tersebut, disaksikan oleh Kepala Bappenda Papua, Gerzon Jitmau, SH., MM dan Asisisten I Setda Mimika, Demianus Katiop. 

Kepala Bappenda Provinsi Papua Gerzon Jitmau, SH., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan selesainya Rakornis ini, maka menjadi catatan bagi setiap Dispenda bahwa pemerintah dan rakyat di masing-masing kabupaten/Kota saat ini sedang menantikan kinerja dari Dispenda. 

"Rakornis ini sebagai catatan buat Dispenda untuk meningkatkan kinerja," kata Gerzon Jitmau dalam sambutannya. 

Lanjut Gerzon, fiskal atau keuangan di suatu daerah sangatlah dibutuhkan  untuk mendanai semua yang direncanakan oleh pemerintah , mulai dari Pemerintah pusat hingga ke Pemerintah daerah, sehingga penerimaan di daerah-daerah memiliki kedudukan yang sangat strategis. "Pendapatan daerah untuk mendanai semua yang direncanakan Pemerintah. 

Ia juga mengharapakan agar kinerja Samsat ataupun Dispenda tetap berpegang pada regulasi yang akan mengatur pemerintah dalam menjalankan dan pendapatan dan pengelolaan anggaran. Karena itu ia berharap agar semua Dispenda yang hadir tahun ini, mampu mencapai semua target pendapatan dalam rangka tercapainya tujuan daerah bahkan negara. 

“Semoga pendapatan daerah masing-masing semakin baik, dan tidak ada penyimpangan,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan bahwa, di era otonomi daerah saat ini dari sejumlah visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, yang menjadi rangking pertama dari sisi capaian adalah peningkatan pendapatan daerah. 

“Gubernur berhasil menggenjot pendapatan asli daerah dan itu sangat signifikan,” tambahnya. 

Sementara itu, mewakili Gubernur Provinsi Papua, Asisten I Setda Mimika, Demianus Katiob, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta insan Dispenda se-Papua, atas seluruh ide-ide kreatif dalam menggali sumber pendapatan daerah yang diharapkan dapat diimplementasikan di daerah masing-masing. 

"Saya berikan apresiasi, karena kegiatan ini boleh selesai dan bisa diimplemengltasikan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui lanjutnya, memang dibutuhkan terobosan baru dalam upaya eksetensifikasi pajak sehingga bertambah dari tahun ke tahun, dalama rangka mewujudkan perencanaan pemerintah yang tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Gubernur juga berpesan melalui sambutannya agar kelemahan-kelemahan dan kebocoran yang ada di Dispenda secara perlahan dihilangkan, agar kinerja Dispenda semakin maskimal.

"Harus ada terobosan baru untuk pajak tujuannya untuk kesejahteraan," terangnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment