Ribuan Siswa Jayapura Kampanye Penolakan Miras dan Narkoba

Bagikan Bagikan
SAPA (JAYAPURA) - Seribuan lebih siswa dari tingkat SD,SMP dan SMA/SMK se-kabupaten dan Kota Jayapura, Provinsi Papua menggelar parade penolakan minuman keras (miras) dan narkoba di Jayapura, Senin (24/7) sore. 

Pantauan di lapangan, parade penolakan miras dan narkoba se-kabupaten dan Kota Jayapura itu dilaksanakan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. 

Parade penolakan minuman keras (miras) dan narkoba di Jayapura itu diikuti oleh ribuan siswa se-kabupaten dan Kota Jayapura. Adapun sejumlah sekolah yang mengikuti parade tersebut di antaranya TK-SD Advent Doyo Baru, Sentani Kabupaten Jayapura.

Selanjutnya, SMP-SMA Advent Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura, SMA Negeri 1 Sentani, dan SMA Negeri 4 Jayapura. 

Tak hanya sekolah-sekolah, Yayasan pendidian tinggi Advent juga mengikuti kegiatan akbar ini, di antaranya Sekolah Tinggi Theologi Advent Papua dan Yayasan Pendidikan Advent Kabupaten Waropen. 

Ketua panitia pelaksana parade penolakan miras dan narkoba, Uria Wopari mengatakan parade itu melibatkan seluruh pimpinan gereja daerah misi Papua, seluruh anggota gereja Masehi Advent Hari Ketujuh sekota dan Kabupaten Jayapura, para kepala sekolah dan guru, sekota Jayapura dan Kabupaten dan sekolah-sekolah lain. 

"Kegiatan ini bertujuan membantu pemerintah bersama-sama mendorong dan menyuarakan penolakan bahaya miras dan narkoba bagi masyarakat dan anak-anak sekolah," ujarnya.

Selanjutnya, katanya, untuk menyelamatkan masyarakat dan anak-anak sekolah agar dapat terhindar dari bahaya miras dan narkoba. 

Menurutnya, Yayasan pendidikan Advent melalui Panitia Parade Penolakan Miras dan Narkoba adalah bagian dari lembaga pendidikan yang berada di Provinsi Papua dan khususnya di Kota Jayapura ikut peduli terhadap bahaya miras dan narkoba yang mengancam kehidupan warga.

"Miras dan narkoba berdampak pada kehancuran masa depan anak-anak kita serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya. 

Ia menambahkan, untuk mengurangi dan membatasi serta menghentikan pengaruh buruk miras dan narkoba perlu dilakukan upaya-upaya dari semua elemen masyarakat dalam menyuarakan dan mengampanyekan bahaya miras dan narkoba.

"Melalui momen parade penolakan miras dan narkoba yang bertema ‘Hentikan miras dan narkoba’ ini, saya memberikan apresiasi kepada gereja Advent Masehi Hari Ketujuh yang turut serta memberikan dukungan program pemerintah untuk memberantas miras dan narkoba," ujarnya. (Ant)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment