Sineas Cilik Akan Bersaing di Jepang

Bagikan Bagikan



SAPA (JAKARTA) - Tim sineas cilik dari SD Al-Azhar Bintaro, Tangerang Selatan dan SMP Regina Pacis Bogor akan mewakili Indonesia pada ajang "Kid Witness News (KWN) Global Summit 2017" di Tokyo, Jepang, tanggal 1-5 Agustus 2017.

"Kedua tim ini sebelumnya sukses menghasilkan karya-karya yang memukau serta membawa nilai-nilai sosial di Indonesia. Kami yakin mereka juga mampu untuk berkompetisi di ajang internasional," kata Corporate Communication Manager PT. Panasonic Gobel Indonesia Viya Arsawireja dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (26/7).

Keberangkatan tim sineas cilik itu sebelumnya memenangkan Program Kid Witness News 2016/2017 dari Panasonic Gobel Indonesia akan berkompetisi dengan tim sineas cilik dari seluruh dunia.

Hal ini menjadi sebuah kebanggaan, tidak hanya untuk pemenang namun juga untuk kita semua karena mereka akan membawa nama baik Indonesia ke kancah internasional.

Sekitar 100 perwakilan tim sineas cilik yang mewakili 26 sekolah dari 18 negara akan berdiskusi mengenai tema "Create Our Future Together" dengan melihat isu sosial dari prespektif mereka secara global.

Setelah itu, para siswa akan menyampaikan gagasan-gagasannya melalui presentasi berjudul "Our Proposal For A Better Future".

Viya mengatakan, gagasan itu sejalan dengan filosofi perusahaan kami "A Better Life a Better World".

Dalam rangkaian kegiatan ini, Panasonic juga akan mengumumkan pemenang program KWN Global Contest 2017 pada tanggal 4 Agustus 2017. Seluruh kegiatan KWN ini akan disiarkan secara langsung melalui Facebook dan Youtube milik KWN.

KWN merupakan program pendidikan video global yang didukung oleh Panasonic Corporation, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan komunikasi, serta meningkatkan kerjasama tim melalui produksi video oleh anak-anak di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Video yang dibuat ini memiliki tiga tema besar, yakni komunikasi, lingkungan, dan olah raga.

Di Indonesia, program ini memiliki fase-fase yang diawali dengan sosialisasi, dilanjutkan dengan seleksi 10 besar yang akan mendapatkan pelatihan pembuatan naskah dan film dari akademisi serta praktisi profesional perfilman Indonesia.

Tahun ini, program KWN mengusung konsep "The World Through Their Eyes" yang mencoba menjelaskan bagaimana para siswa ini memandang suatu isu sosial yang terjadi di sekitar mereka. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment