Siswa Baru SMK Petra Diberikan Penyuluhan Narkoba

Bagikan Bagikan



SAPA (TIMIKA) – Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Mimika, Selasa (19/7), memberikan penyuluhan seputar bahaya narkotika kepada ratusan siswa-siswi di SMK Petra Timika. Penyuluhan diberikan kepada siswa-siswi yang mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MODB).

Kegiatan penyuluhan ini, dikatakan Kepala Satresnarkoba Polres Mimika Iptu Laurentius Kordiali, berdasarkan permintaan sekolah. Selain itu berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pihaknya, narkoba telah merembet hingga kalangan pelajar, sehingga perlu untuk diberikan penyuluhan terkait bahaya dan kerugian menggunakan maupun mengedarkan narkoba.  

“Karena dari penyelidikan dan penyidikan kita kalangan pelajar juga banyak yang sudah mengggunakan, terutama Dextro, Somadril, Komix, lem aibon bahkan ganja,” kata Kordiali.

Ia berharap, melalui penyuluhan yang dilakukan pihaknya siswa-siswi baru di SMK Petra Timika dapat menghindar dari keterlibatan dalam kasus narkoba, karena bahayanya telah dimengerti dan dipahami sendiri.

Materi di sajikan langsung oleh Kepala Satreskoba ini yakni pengertian narkoba, jenis-jenisnya, dampak penggunaan hingga konsekuensi hukum bagi siapapun yang terlibat dalam kasus-kasus narkoba.

Dalam masa penerimaan siswa baru tahun ajaran 2017/2018 ini, kata Kordiali, pihaknya menerima banyak undangan dari sekolah-sekolah yang ada di Kota Timika untuk menyajikan materi terkait bahaya serta dampak dari narkoba dan minuman keras. 

“Kemarin kita di Yapis, hari ini di SMK Petra. Besok (Kamis 19/8), kegiatan yang sama di SMP IV SP3,” kata Kordiali.

Sementara itu Ketua Panitia MOS SMK Petra Timika, Doriance Natalia Asmuruf, SE mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Satreskoba Polres Mimika guna memberikan pencerahan kepada siswa baru. Hal itu agar siswa lebih mengerti dan memahami lagi kerugian yang diperoleh ketika terlibat dengan narkoba

“Agar mereka tidak menghancurkan masa depannya dengan terlibat narkoba," ujar Doriance. (Markus Rahalus)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment