Sriwijaya Air Pekerjakan Delapan Pilot Putra Papua

Bagikan Bagikan



SAPA (BIAK) - Perusahaan penerbangan Grup Sriwijaya Air yang telah beroperasi 14 tahun melayani angkutan penerbangan ke berbagai wilayah Republik Indonesia hingga 2017 telah mempekerjakan delapan pilot putra daerah Papua.

"Bukti kepedulian manajemen Sriwijaya Air terhadap tenaga profesional dari Papua adalah dengan mengangkat delapan pilot, ya dua di antaranya dari putra Biak," kata Direktur Komersial Sriwijaya Air, Toto Nursatyo terkait perhatian SDM Papua di Biak, Kamis (20/7).

Toto mengatakan selain pilot pesawat, manajemen Sriwijaya Air juga menempatkan 20-an pramugari putri asli Papua pada beberapa rute penerbangan yang melayani berbagai kota di Indonesia.

Keberpihakan bagi SDM asli Papua di Sriwijaya Air, menurut Toto, merupakan aset perusahaan yang mempunyai kesempatan dan peluang sama dalam meniti karir sebagai karyawan Grup Sriwijaya Air.

Untuk program 2017/2018, menurut Toto, manajemen Srwijaya Air sedang menjajaki kerja sama dengan Universitas Cenderawasih Jayapura dalam rangka mencetak tenaga pemasaran dan manajemen putra asli Papua.

Sejumlah karyawan asli Papua yang akan direkrut bekerja sama dengan Uncen Jayapura, lanjut Toto, diharapkan dapat ditempatkan di berbagai Kantor Perwakilan Sriwijaya Air yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Ya dengan adanya perlakuan khusus untuk karyawan putra asli Papua akan menjadi perwakilan Sriwjaya Air dalam menyediakan layanan angkutan udara untuk warga di Provinsi Papua dan Papua Barat," harap Toto.

Berdasarkan data grup perusahaan swasta nasional PT Sriwjaya Air dan Nam Air, hingga tahun 2017 telah mengoperasikan enam pesawat jenis Boeing 737 NG serta dua jenis ATR beroperasi tujuh kota Papua dan Papua Barat yakni Jayapura, Merauke, Timika, Biak, Nabire, Manokwari dan Sorong. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment