Status Karyawan Dinonaktifkan Kartu BPJS Kesehatan Diblokir

Bagikan Bagikan



SAPA (TIMIKA) – Kepala Bidang (Kabid) Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Frida Imbiri mengatakan pihaknya mendapatkan surat pemberitahuan, sekian ribu karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak bekerja lagi. 

Dalam surat diinformasikan bukan di PHK, tetapi status karyawan tersebut dinonaktifkan, karena tidak bekerja lagi sebagai karyawan. Sehingga secara otomatis iurannya tidak dibayarkan oleh perusahaan.

“Yang terjadi ini bukan karena PHK, namun dinonaktifkan. Dan BPJS Kesehatan melakukan pemblokiran kepada kartu BPJS Kesehatan tersebut,” katanya dalam pertemuan forum kemitraan tingkat Kabupaten Mimika pelayanan kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Kantor Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di ruang pertemuan Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, pada Selasa (18/7).   

Pertemuan ini membahas  keluhan dari karyawan SPSI PTFI yang disampaikan Staf Bidang Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika, Hasriaty Hasan. Keluhan ini sebelumnya disampaikan karyawan PT Freeport Indonesia yang saat ini melakukan mogok kerja, saat mendatangi Kantor Dinsos dua minggu lalu.

Frida menjelaskan,  perusahaan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, wajib memberikan data setiap bulannya secara rutin. Data tersebut menerangkan status keaktifan atau tidaknya seorang karyawan. Karena itu pihaknya berencana menggelar pertemuan dengan SPSI PTFI besok (hari ini-Red)  untuk membahas hal ini karena karyawan yang mogok itu menyebutkan di PHK. Padahal surat dari perusahaan, karyawan tersebut sudah dinonaktifkan. 

Menurut Frida, berdasarkan aturan, apabila karyawan tersebut di PHK, maka perusahaan wajib memberikan surat keterangan tersebut kepada BPJS Kesehatan. Dan karyawan tersebut masih bisa mengakses layanan kesehatan selama enam bulan kedepan. 

“Apabila karyawan yang bersangkutan masih menginginkan, maka bisa melaporkan diri ke Kantor BPJS Kesehatan dan membayar iuran pribadi, sehingga bisa mengakses layanan kesehatan sebagaimana layaknya peserta lain,” kata Frida.  (Uji)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment