Timika Dikepung Air Banyak Rumah Terendam

Bagikan ke Google Plus
Air merendam rumah warga di SP2
SAPA (TIMIKA) – Hujan lebat yang mengguyur Kota Timika pada Jumat malam (7/7) mulai sekitar pukul 20.00 WIT membuat kota emas ini dikepung air yang meluap dari selokan-selokan yang tersumbat sampah. 

Kondisi ini membuat ratusan rumah terendam air dan memaksa penghuni rumah harus bekerja hingga tengah malam, tidak hanya mengamankan barang-barang penting dalam rumah, tapi juga harus menguras air yang sudah menggenangi rumah. Tinggi air yang menggenangi berfariasi, mulai dari 10 cm hingga 60 cm.

Kondisi ini merata terjadi di sejumlah lokasi di Kota  Timika yang selama ini sudah menjadi langganan luapan air. Sebut saja daerah Koperapoka, sekitar Kantor Kelurahan Koperapoka dan Jalan Kakatua. Air merendam rumah warga hingga mencapai 30 cm. Kondisi ini juga terjadi di Jalan Elang dan Jalan Kihajar Dewantoro.

Sejumlah warga Timika memposting kondisi rumahnya yang sudah tergenang air ini di medsos facebook lengkap dengan kerugian yang dialaminya.

Agimukinol Putra memposting rumah-rumah petakan di SP2 dengan status Air Hujan bertamu dirumah Warga Sp 2 malam ini lengkap dengan sejumlah foto dan Seluruh Masyarakat kelurahan Timika Jaya tidak Tidur karena kebanjiran. Di Kebun Sirih, ada facebooker yang membuat status, rumahnya terendam air dan ikan lele piaraannya ikut hanyut.

Sementara facebooker Inet Nigel dalam statusnya menyebutkan Dinas Tata Kota dan Dinas PU Kab.Mimika coba kamu bangun baru survei jalan yg ada banjir baru sampah2 naik di jalan raya.jgn cuma pingin jd penguna anggaran Rp tdk tahu kerja. Status ini mendapat respons dari sejumlah facebooker, yang juga menyampaikan luapan air di sekitar Timika Mall dan Jalan Anggrek. 

Sampai pukul 01.30 Wit hujan masih mengguyur Kota Timika walau sudah tidak lebat. Warga yang rumah teremdam air masih terus bekerja menguras air, agar kondisi rumah kering sehingga bisa tidur malam ini. 

Warga berharap Pemkab Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum bisa membangun selokan berukuran besar di kompleks-kompleks yang selama ini terendam air saat hujan lebat. Warga juga diimbau tidak membuat sampah secara sembarang yang membuat selokan tersumbat dan membuat air meluap memasuki rumah warga saat hujan lebat. (Red)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment