Tokoh Agama di Asmat Bebas Biaya Rumah Sakit

Bagikan ke Google Plus
Direktur RSUD Agats, Riechard Mirino
SAPA (ASMAT) — Pemerintah Kabupaten Asmat melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agats, mengeluarkan kebijakan agar pelayanan kesehatan bagi tokoh-tokoh agama diberikan secara gratis alias tidak dipungut biaya.

Kebijakan itu telah diberlakukan sejak Juli 2016. Terhitung hingga kini sudah ada puluhan tokoh agama yang sakit dan berobat di RSUD Agats tanpa mengeluarkan biaya.

“Ini kebijakan pemerintah melalui rumah sakit. Dalam surat keputusan direktur rumah sakit, seluruh tokoh agama, baik pendeta, pastor, ustad dan sebagainya kita layani secara gratis,” kata Direktur RSUD Agats, Riechard Mirino, Kamis (6/7) lalu.

Menurut Riechard, kebijakan tersebut dilatarbelakangi peran para tokoh agama dalam pembangunan. Terutama membangun karakter dan nilai-nilai religius kepada masyarakat, sehingga kabupaten itu menjadi lebih aman dan damai.

“Pemerintah melihat tokoh-tokoh agama berperan sangat penting dalam masyarakat. Terutama melalui siraman rohani, pembinaan dan pendampingan terhadap masyarakat,” katanya.

Diungkapkan, berkat kontribusi para tokoh agama, situasi sosial di Kabupaten Asmat sejauh ini kondusif. Sehingga semua elemen masyarakat dapat beraktivitas dalam situasi yang aman dan nyaman.

“Masyarakat di Asmat bisa hidup tenang, damai dan nyaman itu juga tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh agama,” tuturnya.

Karena perannya itu, kata Riechard, sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian kepada tokoh-tokoh agama, seperti dengan membebaskan biaya pengobatan maupun perawatan di rumah sakit.

“Tidak hanya kategori untuk penyakit ringan, dirawat pun tetap kita bebaskan biaya perawatan dan pengobatannya,” pungkasnya. (Eman Riberu)
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment