Vettel Menangi Grand Prix Hungaria

Bagikan Bagikan



SAPA (BUDAPEST) - Sebastian Vettel memenangi Grand Prix Hungaria yang berlangsung sengit pada Minggu (30/7), di mana tim Ferrari mampu finis di posisi satu dan dua yang memperpanjang keunggulannya di puncak klasemen menjadi 14 angka, setelah rivalnya dari Mercedes Lewis Hamilton memberikan posisi ketiganya kepada rekan setimnya.

Pebalap Jerman itu, yang meraih kemenangan keempatnya musim ini dan kemenangan ke-46 sepanjang karier Formula 1nya, melewati bendera finis dengan keunggulan 0,9 detik atas rekan setimnya Kimi Raikkonen.

Pebalap Finlandia itu terlihat lebih cepat dibanding Vettel sepanjang petang.

"Saya melewati bulan, itu merupakan balapan yang benar-benar sulit," kata sang pemenang, yang harus berjuang dengan setir yang miring pada sore yang terik di Hungaroring dan tanpa ruang kesalahan.

Hamilton finis di posisi keempat setelah melambat pada putaran terakhir dan membiarkan rekan setimnya yang berasal dari Finlandia Valtteri Bottas untuk melewatinya, meski pebalap Britania itu kehilangan poin-poin vital di klasemen kejuaraan.

Bottas membiarkan Hamilton melewatinya pada putaran ke-45 dari 70 putaran, dengan janji bahwa rekan setimnya itu akan menyerahkan kembali posisinya jika ia tidak mampu menyalip kedua mobil Ferrari, dan sang juara dunia tiga kali menepati janjinya.

"Terima kasih banyak untuk Lewis yang menepati janjinya pada akhir dan membiarkan saya lewat," kata Bottas.

"Saya tidak berpikir bahwa setiap rekan setim akan kembali mundur." Hamilton, yang radionya mengalami sedikit kerusakan pada beberapa bagian balapan dan akan memiliki lebih banyak kesempatan seandainya ia melewati Bottas lebih awal, mengatakan ia melakukan apa yang harus dilakukannya.

"Itu berat di kejuaraan namun saya adalah orang yang menepati janji," ucapnya. "Saya berkata bahwa jika saya tidak mampu menyalip mereka, saya akan membiarkan ia kembali melaju." Pada sirkuit di mana saling menyalip merupakan hal yang sangat sulit, lima pebalap teratas finis sesuai posisi start mereka di mana Max Verstappen menghuni posisi kelima untuk Red Bull.

Pebalap belia asal Belanda itu mendapatkan penalti "stop and go" sepuluh detik karena bertubrukan dengan rekan setimnya yang berasal dari Australia Daniel Ricciardo pada putaran pembukaan.

Dampaknya mengakhiri balapan Ricciardo, dengan mobil terseret di trek dan cairan keluar dari radiator yang rusak, dan membuat safety car harus dimasukkan.

"Itu semestinya tidak seperti itu. Hanya amatir yang melakukan seperti itu. Itu tidak terlihat ia seperti berusaha untuk menyalip -- tidak ada ruang untuk menyalip," kata Ricciardo yang marah.

"Menurut saya ia tidak menyukai saat rekan setim berada di depan. Anda memiliki seluruh balapan untuk berusaha dan memperbaiki kesalahan, namun menyalip tidak pernah seperti itu. Itu bahkan bukan upaya menyalip, itu adalah kesalahan yang sangat bodoh." Fernando Alonso, yang merayakan ulang tahun ke-36nya pada Sabtu, memberikan finis terbaik pada musim ini bagi McLaren dengan menduduki urutan keenam dan juga mengukir waktu lap tercepat.

Rekan setimnya yang berasal dari Belgia Stoffel Vandoorne menghuni posisi kesepuluh sehingga sang mantan juara, yang meninggalkan dasar klasemen dan mengungguli Sauber, memiliki dua pebalap yang finis di sepuluh besar.

Pebalap Spanyol Carlos Sainz menghuni urutan kesepuluh untuk Toro Rosso, sedangkan pebalap Meksiko Sergio Perez dan rekan setimnya di Force India Esteban Ocon menduduki urutan kesembilan.

Pebalap Britania Paul di Resta, yang menggantikan pebalap Brazil Felipe Massa, di Williams, tidak finis.

Pebalap Ferrari terakhir yang menang dari posisi start terdepan di Hungaria adalah kompatriot Vettel, Michael Schumacher, yang begitu dominan pada 2004 dan meraih kemenangan ketujuh dan kejuaraan terakhirnya pada musim itu.

Hungaria menjadi balapan terakhir sebelum libur pada Agustus, dengan menyisakan sembilan dari 21 balapan. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment