Warga Mimika Diminta Tidak Terpancing Konflik di Puncak

Bagikan ke Google Plus
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) – Politisi Partai Gerindra Elminus B Mom, SE mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak terpancing dengan konflik yang terjadi di beberapa kabupaten seperti Puncak dan Tolikara karena hal tersebut merupakan persoalan internal kabupaten tersebut.

“Saya imbau kepada masyarakat Mimika agar tidak terpancing dengan situasi yang terjadi di beberapa daerah di pegunungan karena Kabupaten Mimika tidak terlibat langsung dengan persoalan di sana,” kata Elminus Mom saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Mimika di Jalan Cenderawasih, Senin (3/7).

Menurutnya, masyarakat Mimika sudah mulai sadar dan belajar dari beberapa konflik yang terjadi hingga mengakibatkan korban berjatuhan.

Elminus meminta kepada pihak keamanan agar melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat sehingga situasi kamtibmas di Mimika tetap terjaga.

“Biarlah konflik yang terjadi di sana diselesaikan secara kekeluargaan, dan kepada pihak keamanan setempat agar bisa selesaikan persoalan itu,” katanya. 

Polres Antisipasi 

Sementara itu, Polres Mimika menggencarkan langkah-langkah antisipasi masuk dan merembesnya konflik dari kabupaten tetangga ke Kabupaten Mimika. 

"Kita tetap berkoordinasi dengan Polres di Puncak Jaya, jika ada korban yang diobati di Timika, kita harus diberitahu dan kita akan monitor," kata Kapolres Mimika AKBP Victor D Mackbon kepada wartawan, Senin (3/7).

Belum lama ini pecah pertikaian antarwarga di Kabupaten Nduga dan Puncak Jaya. Dua kabupaten ini sangat dekat dengan Kabupaten Mimika. Bahkan warganya pun banyak yang masih terikat kekerabatan keluarga dengan warga Kabupaten Mimika.

Mengantisipasi hal tersebut, Polres Mimika turun ke kelompok-kelompok warga, mengimbau agar warga yang hidup di Kabupaten Mimika jangan terprovokasi dengan apa yang terjadi di luar. 

"Mimika harus aman dan damai. Itu yang selalu kita pesan dan harapkan," kata Kapolres.

Hingga saat ini, katanya, Polres Mimika memang belum menerima laporan adanya warga dari dua kabupaten tersebut yang berobat di Kabupaten Mimika. Meski demikian, ia berharap Pemkab Mimika dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bisa turut berperan terutama dalam hal pendataan penduduk yang ke luar masuk Kabupaten Mimika.

"Dispencapil harusnya bisa memonitor itu," katanya.  (Ricky Lodar/Markus Rahalus) 
Bagikan ke Google Plus

0 komentar:

Post a Comment