Warga RT 14 Jalan C Heatubun Desak Dinas PU Perbaiki Jalan

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) -  Warga RT 14, Jalan C.Heatubun melalui Ketua RT mereka Boas Karapea mendesak  Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mimika untuk segera memperbaiki jalan di lorong Kelimutu dan lorong Hadelisari. Sebab dua lorong tersebut juga merupakan perlintasan umum menuju Terminal Baru Bandara Mozes Kilangin, namun kondisinya rusak parah.

Boas Karapea kepada redaksi Salam Papua, Minggu (16/7), mengatakan bahwa pihaknya sudah lama mengusulkan agar Dinas PU memperbaiki jalan pada kedua lorong tersebut, salah satunya dengan melakukan pengaspalan.

“Itu harus di aspal supaya bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Karena yang sekarang ini sudah rusak parah. Dua lorong itu juga seperti jalan utama, karena akses menuju terminal baru bandara,” kata Boas.

Pihaknya sendiri sudah berkali-kali mengajukan usulan untuk pengerjaan jalan di kedua lorong tersebut, namun hingga kini belum direspon oleh Dinas PU. Selain itu, Boas juga mengharapkan agar dalam setiap kegiatan pemerintah yang dilakukan di wilayah RT 14 harus melibatkan ketua RT setempat, hal itu dimaksudkan jika terjadi pemalangan oleh warga maka pemerintah atau RT setempat bisa mengambil tindakan.

“Selama ini banyak kontraktor takut masuk ke wilayah itu, karena sering terjadi pemalangan oleh warga. Itu karena tidak pernah di koordinasikan ke ketua RT. Ketua RT itu juga bagian dari pemerintah yang harus dilibatkan,” tuturnya.

Boas juga menambahkan, jika di dua lorong tersebut akan dikerjakan perbaikan jalan dalam waktu dekat ini, Dinas PU tidak perlu membawa atau menggunakan jasa kontraktor dari wilayah lain, sebab dalam wilayah RT 14 sudah ada dua kontraktor sekelas CV yang bisa menangani pekerjaan jalan dan pekerjaan pembangunan lainnya.

Menurut boas, pemanfaatan CV dalam wilayah tersebut juga salah satu bentuk kemandirian bagi masyarakat, sehingga Dinas PU tidak perlu membayar kontraktor lain melainkan memberdayakan masyarakat Mimika yang ingin mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Mimika.

“Pokoknya masyarakat sudah mendesak saya supaya dua jalur itu segera diperbaiki. CV milik masyarakat itu harus diberdayakan. Untuk apa bayar kontraktor lain yang sudah kaya raya kalau sudah ada masyarakat yang mau ikut membangun,” pintanya. (Acik Nasma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment