12 Binaan Yayasan Amor Disipkan Ikut Popnas

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Sebanyak 12 binaan Yayasan Pendidikan Olahraga Bola Voli Amungme-Kamoro (Amor), dipastikan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di Semarang pada tanggal 9-16 September mendatang.

Untuk itu, pada Sabtu (12/8), Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua memantau langsung Traning Center (TC) olahraga bola voli, sekaligus melihat tempat penampungan TC dan konsumsi di Yayasan Amor Timika, yang terletak di Jalur 4 Kelurahan Timika Jaya-SP 2.

Sekertaris Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua, Idris Salama, kepada Salam Papua mengatakan, selain memantau yayasan pendidikan olahraga tersebut, mereka juga ingin mengetahui program yang ada dan diberikan oleh yayasan. Hal itu agar kedepannya dapat melakukan kerja sama dengan Disorda Papua dalam bidang program.

"Karena olahraga ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab masyarakat dalam hal ini stakeholder yayasan yang ada di Mimika saat ini. Dan yayasan Amor ini merupakan yang pertama," katanya.

Menurut dia, setelah melihat tampilan dan fisik anak-anak binaan yayasan Amor, dia mengakui persiapan untuk Popnas tahun 2017 di Semarang sudah sangat bagus.

"Setelah kami melihat, saya optimis Mimika bisa meraih medali emas saat mengikuti pekan olahraga pelajar nasional di Semarang. Karena dari sisi fisik dan bakat sudah ada pada anak-anak Amor," tutur Idris.

Sementara itu Kepala Bimbingan Teknis Disorda Provinsi Papua, Carol Renwarin, mengatakan untuk mengikuti Popnas di Semarang pada bulan September akan disiapkan sebanyak 12 orang untuk tim voli putra dari Mimika. Tim ini diharapkan menjadi tim yang terbaik untuk mengharumkan nama Papua, sekaligus dipersiapkan untuk kejuaraan nasional (Kejurnas) di Papua pada tahun 2019, dimana Papua sebagai tuan rumah.

Untuk Popnas di Semarang, kata Carol, ada sebanyak 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Sementara untuk cabang olahraga lainya, pusat pelatihan berada di Jayapura.

"Kita lihat di Merauke nampaknya mereka sudah siap, sehingga kita turun ke Timika untuk melihat langsung. Ternyata sudah 80 persen, tinggal mencari kematangan juara di luar," kata Carol.

Carol berharap, tahun ini pembinaan Amor harus didorong naik ke level yang lebih tinggi di tingkat nasional. Dan untuk tahun berikutnya, harus sudah masuk sampai ke tingkat Asia.

"Dengan fasilitas yang sudah berstandar internasional, maka Timika juga harus bisa mengharumkan nama Papua bahkan Indonesia. Masa daerah lain tidak punya sarana tetapi mereka bisa, kenapa kita tidak bisa? Sekarang tinggal bagaimana pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta untuk menggali potensi yang ada " harapnya. (Albin)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment