34 OPD Asmat Gunakan Jaringan Internet FO

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) - Sebanyak 34 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Asmat, bakal menggunakan jaringan internet yang dikoneksikan dari kabel fiber optic (FO) pada tahun 2018 mendatang.

Kepala Dinas Informasi Komunikasi Statistik dan Persandian Kabupaten Asmat, Jamaluddin, mengatakan pemasangan jaringan internet pada 34 dinas dilakukan dalam tahun ini. Selanjutnya baru akan diaktifkan pada tahun 2018.

“Jadi nanti tidak pakai wireless lagi, tapi dengan kabel FO yang dikerjakan oleh Palapa Ring Timur. Semua SKPD sudah bisa menggunakan internet dari fiber optic,” kata Jamaluddin, Jumat (25/8).

Pada bulan Oktober tahun ini, kata dia, tim Palapa Ring Timur akan mengerjakan Beach Man Hole (BMH) dan landing point fiber optic. Jika proyek infrastruktur telekomunikasi itu selesai dikerjakan, maka jaringan internet sudah dapat digunakan oleh semua SKPD pada tahun depan.

“Nanti kabel dari BMH-nya ditarik langsung ke Dinas Kominfo, sehingga semua terpusat di Kominfo. Begitu disambung, semua SKPD langsung terkonek. Untuk FO ini kita tidak pakai pihak ketiga lagi, sewa wireless, tapi kerjasama dengan Telkom,” ujarnya.

Menurut Jamaluddin, pemasangan jaringan internet FO di semua SKPD sesuai arahan atau program dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terutama guna mendukung pemerintah dalam menerapkan e-Government.

“Jadi nanti penyusunan anggaran 2018 sudah harus dengan sistem online. Makanya kita kejar September-Oktober ini sudah harus online. Itu atas petunjuk KPK,” katanya.

Sementara itu, Bupati Asmat Elisa Kambu mengatakan, pemerintah setempat terus berupaya meningkatkan pelayanan di birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.

“Salah satunya membuka akses telekomunikasi seluas-luasnya agar masyarakat bisa mengakses dan tahu apa yang dilakukan pemerintah. Kita berharap, masyarakat juga berpartisipasi,” ujarnya.

Elisa menambahkan, sarana prasarana dasar dan infrastruktur di Asmat diprioritaskan. Jika akses telekomunikasi sudah baik, Kabupaten Asmat akan lebih mudah diakses. Pemerintah akan membangun 10 BTS baru tahun ini.


“Infrastruktur telekomunikasi yang memadai tentu mendukung kegiatan sektor riil terutama dalam menjamin kelancaran arus barang dan informasi. Sektor telekomunikasi turut berkontribusi bagi pembangunan di segala bidang,” imbuhnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment