800-an Guru Honorer Akan Mendapatkan SK Bupati

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE., MH mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika tidak akan mengakomodir guru-guru honorer yang tidak memiliki SK Bupati. Selain itu bupati mengungkapkan, sebanyak 800-an lebih guru honorer yang akan menerima SK Bupati untuk mengajar.

“Karena mereka yang demo-demo tidak akan di akomodir oleh Bupati, karena bukan SK Bupati,” tegas Eltinus saat diwawancara usai menghadiri HUT ke-2 KKJB di Graha Eme Neme Yauware, Sabtu (12/8)

Eltinus menjelaskan, guru-guru honorer yang melakukan aksi berdemo untuk menuntut hak pembayaran insentif, tidak akan di akomodir oleh Pemkab Mimika. Dalam hal ini Pemkab tidak akan membayar apa yang menjadi tuntutan para guru honorer tersebut. Alasanya, Pemkab Mimika tidak bisa membayar guru-guru honorer yang diangkat dari yayasan.

“Insentif honorer itu sampai saat ini kami belum membayar. Karena bukan SK Bupati, itu adalah turunan nenek moyang yang mereka punya,” jelasnya.

Oleh sebab itu. kata Eltinus, Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) akan mengangkat tenaga pengajar baru sebanyak 800-an lebih untuk mengisi kekosongan guru-guru yang selama ini melakukan demo.

“Pemerintah tidak bisa bayar honorer dari swasta. Jadi ada 810 orang itu kita hairing baru, dan bukan mereka yang demo-demo,” katanya.

Eltinus menungkapkan, setelah mendapatkan SK Bupati, 800-an lebih guru yang dimaksud akan dikirim ke sekolah-sekolah untuk menggantikan guru-guru yang melakukan demo.

 “800-an guru itu yang nanti ditandatangani SK Bupatinya,” ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment