ALIANSI PKTA: MASYARAKAT CEGAH EKSPLOITASI SEKSUAL ANAK

Bagikan Bagikan



SAPA (JAKARTA) - Aliansi Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak (PKTA) mengatakan perlindungan anak berbasis masyarakat dapat mencegah eksploitasi seksual komersial terhadap anak.

"Masyarakat paling dekat dengan anak, sehingga jika ada masalah yang menimpa anak, masyarakat menjadi pihak yang paling mengetahui duduk perkaranya, serta mereka diharapkan dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan baik," kata anggota Aliansi PKTA James Ballo, Jakarta, Selasa (1/8).

Dia mengatakan meski telah banyak lembaga yang melayani pengaduan dan penanganan kekerasan terhadap anak seperti P2TP2A, namun masih banyak orang tua yang enggan atau malu melaporkan kasus kekerasan tersebut kepada lembaga terkait, untuk itu sangat diperlukan peran masyarakat.

Masyarakat perlu diperkuat untuk melakukan kampanye dan membentuk sistem perlindungan anak di daerah agar masyarakat memahami konsekuensi eskploitasi seksual komersial tershadap anak.

Anak juga perlu dilibatkan dalam program pencegahan kekerasan tersebut, agar mereka sadar untuk memperjuangkan hak mereka, melindungi diri mereka, dan melakukan perubahan di lingkungan mereka.

Selain itu pembelajaran dari teman sebaya juga diperlukan dalam upaya mencegah kekerasan terhadap anak dan ekploitasi seksual komersial anak.

Praktik eksploitasi seksual komersial anak merupakan masalah mendesak di seluruh dunia, lebih dari satu juta anak setiap menjadi korban eksploitasi seksual komerisal.

Eksploitasi seksual komersial anak menjadi isu yang rumit karena banyak faktor pendorong seperti kemiskinan, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan dan lain. (ANT)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment