Aparat Kampung Tak Sanggup Buat LPj

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asmat, Brent Jensenem mengungkapkan, hampir semua aparat kampung di Kabupaten Asmat mengaku tidak sanggup membuat laporan pertanggungjawaban (LPj) pengelolaan dana desa.

Menurut Brent, hal itu diketahui ketika anggota legislatif melakukan kunjungan kerja, reses maupun monitoring di kampung-kampung beberapa waktu lalu. “Memang pengelolaan dana desa ini menjadi sorotan kami, terutama hampir semua aparat kampung tidak mampu membuat laporan pertanggungjawaban yang jelas,” ungkap Brent, Kamis (17/8).

Ia mengakui, sumber daya manusia (SDM) atau kapasitas aparatur kampung di kabupaten itu masih sangat rendah. Butuh tahap dan proses pembelajaran yang harus dilakukan secara berkesinambungan.
“Hampir semua aparat kampung mengaku tidak sanggup membuat laporan pertanggungjawaban. Tidak semua pendamping ada di kampung dan rutin melakukan pendampingan,” ungkapnya lagi.

Legislatif berharap persoalan SDM aparatur kampung menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah dengan melakukan pengawasan, memberikan pembinaan dan pelatihan-pelatihan. Kontribusi ADD sangat berarti, sebab APBD tidak bisa mengkaver semua pembangunan di daerah. 

“Sudah sangat baik pusat mengucurkan ADD untuk mempercepat pembangunan. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan DPRD punya kewajiban mengawasi program ini agar bisa ada hasilnya,” tutur Brent.

Dalam berbagai kesempatan, kata Brent, pihaknya telah menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah agar melaksanakan pelatihan dan pendidikan aparat kampung secara berkelanjutan.

“Hampir semua aparat kampung berpikir bahwa dana pemerintah itu seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada pengawasan, sehingga menggunakan tanpa pertanggungjawaban,” tuturnya.

Namun pada tahun lalu dan tahun ini, tambahnya, pemerintah telah memperketat pengelolaan dana desa dengan meminta pertanggungjawaban aparat kampung.


“Kami juga melakukan evaluasi pendampingan sehingga pada tahun ini hampir semuanya sudah diganti dan sekarang bertugas di kampung-kampung,” pungkasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment