Asmat Bakal Bangun Akademi Keperawatan

Bagikan Bagikan


SAPA (ASMAT) - Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan pemerintah setempat berencana membangun sebuah Akademi Keperawatan Kampung Syuru, Agats. Rencana tersebut dalam tahap penjajakan, di antaranya lahan atau lokasi pembangunan.

Terkait lokasi, kata Elisa, pemerintah melirik lahan di dekat areal pembangunan rumah sakit yang baru. Hanya saja, lahan milik masyarakat tersebut sudah ada kebun dan kolam ikan. Pemerintah sedang melakukan pendekatan dengan pemiliknya.

“Dekat areal rumah sakit ada lahan yang sudah ada isinya. Kita rencana bangun sekolah keperawatan di situ. Tapi ini masih penjajakan dengan pemiliknya,” kata Elisa Kambu, Selasa (29/8).

Menurut Elisa niat tersebut sudah disampaikan kepada kepala kampung dan sejumlah masyarakat dari Kampung Syuru. Masyarakat pemilik ulayat diminta berdiskusi. Jika masyarakat sudah sepakat bersama maka selanjutnya disampaikan kepada pemerintah.

“Nanti sekolah ini dekat rumah sakit itu. Ini upaya kita untuk mendorong sektor kesehatan,” katanya.
Jika disetujui masyarakat pemilik ulayat, pemerintah daerah akan segera membebaskan lahan dimaksud dan memberikan kompensasi dengan nilai yang sewajarnya. Mengingat ada usaha kolam ikan dan kebun di lahan tersebut.

“Kita mengerti ada kebun dan kolam-kolam ikan di situ, pasti harganya agak sedikit beda dengan yang di tempat lain. Nanti kita bisa hitung sama-sama dengan masyarakat bagaimana baiknya,” katanya.

Elisa menyatakan, rencana pembangunan akademi keperawatan di Kota Agats bukan untuk kepentingannya atau wakil bupati, tetapi untuk semua masyarakat. Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi menjadi prioritas selama masa kepemimpinannya bersama Thomas Eppe Safanpo.

“Jangan dijual ke orang lain, pemerintah yang akan beli dengan harga yang pantas. Ini juga untuk kepentingan semua orang,” katanya.

Sementara Kepala Kampung Syuru, Felix Owom mengatakan, pihaknya akan menyampaikan kepada masyarakat pemilik ulayat terkait niat pemerintah membangun akademi keperawatan di lahan milik mereka.

“Saya pikir niat pemerintah sangat baik, saya akan teruskan kepada masyarakat. Kalau sepakat, ini akan dibicarakan lagi,” ujarnya.  (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment