Asmat Siap Sambut Tim Ekspedisi NKRI

Bagikan Bagikan
SAPA (ASMAT) – Pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Asmat menyatakan kesiapan menyambut Tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Selatan yang rencananya akan mengunjungi kabupaten tersebut.
Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan, pemerintah setempat telah melakukan berbagai kesiapan, di antaranya mempersiapkan tempat-tempat yang akan dikunjungi seperti di Distrik Pantai Kasuari, Fayit, Auyu dan Zagare.
“Saya berharap pimpinan SKPD menyukseskan ekspedisi yang dilakukan di Papua Selatan, termasuk di Asmat,” kata Kambu.
Beberapa persiapan lainnya, kata Kambu terkait informasi, telekomunikasi dan fasilitas penunjang yang diperlukan Tim Ekspedisi untuk kegiatan mereka selama berada di Kabupaten Asmat.
“Mereka melaksanakan tugas negara, para peserta merupakan personil-personil TNI-Polri. Pimpinan SKPD perlu menyiapkan akomodasi, transportasi, informasi ataupun data yang diperlukan,” kata Kambu.
Kambu berharap kehadiran tim ekspedisi bisa memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat. “Ya mungkin bisa membantu masyarakat yang sedang membangun jalan, jembatan atau bangunan lainnya dengan menggunakan alokasi dana desa atau ADD,” katanya berharap.
Menurut Kambu, tim ekspedisi NKRI koridor Papua selatan terbagi di wilayah Kabupaten Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digoel. Tim ini akan berada kurang lebih selama 3 bulan di empat wilayah. Pada 28 Oktober 2017, Presiden Jokowi akan mengunjungi Merauke guna menutup kegiatan ekspedisi tersebut.
Pemkab Asmat telah menentukan lokus atau tempat yang akan menjadi titik kegiatan tim ekspedisi selama tiga bulan. Salah satunya adalah mengunjungi masyarakat Koroway atau yang dikenal suku rumah pohon.
“Itu di Distrik Koroway Buluanop. Lalu juga ke Rawa Prinskap, Distrik Ats dan sebagainya,” kata Bupati Kambu.
Sementara itu, Mayor Inf. Febi Andrianto selaku Komandan Sub Koordinator Wilayah Asmat mengatakan telah melaporkan situasi dan karakteristik wilayah Asmat. Pra ekspedisi telah dimulai sebulan lalu, dan telah dibuka pendaftaran secara online.
“Ada 132 anggota ekspedisi yang mendaftar, terdiri dari unsur TNI, Polri dan mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, tim akan melakukan berbagai kegiatan di antaranya penelitian di bidang sosial budaya, kehutanan, flora fauna, geologi dan kegiatan pengabdian masyarakat di bidang lingkungan hidup, sarana prasarana dan karya bakti kesehatan.
“Kegiatan ini juga melibatkan KRI Teluk Bintuni yang membawa anggota ekspedisi,” katanya. (Nuel)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment