ASN Diminta Jadi Agen Perubahan

Bagikan Bagikan




SAPA (JAKARTA) - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta aparatur sipil negara menjadi agen perubahan melalui Gerakan Indonesia Tertib.

"Dalam rembug nasional ini saudara-saudara ditunjuk untuk menjadi agen perubahan bagi gerakan nasional revolusi mental yang menjadi motor atau pionir yang akan mengajak masyarakat menjadi agen perubahan yang bekerjasama dengan unsur pemerintah," kata Menkopolhukam Wiranto melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (27/8).

Hal itu disampaikan Wiranto dalam acara rembug nasional Gerakan Indonesia Tertib yang merupakan rangkaian kegiatan Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jumat (25/8) hingga Minggu.

Dia mengatakan Gerakan Revolusi Mental yang digagas Presiden Joko Widodo meliputi lima gerakan perubahan, yaitu gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia bersatu.

Gerakan Revoluai Mental dimaksudkan untuk mengatasi berbagai persoalan mentalitas, karakter dan kepribadian bangsa Indonesia.

"Untuk itu, diperlukan satu kelompok tertentu yang dapat menjadi konseptor, pendorong dan mengajak untuk melakukan perubahan. ASN adalah motivator, ekslakator percepatan dan konseptornya," kata Wiranto.

Dia menekankan, Gerakan Indonesia Tertib yang menjadi bagian dalam Gerakan Revolusi Mental ditujukan untuk mengubah perilaku masyarakat Indonesia agar menjadi lebih tertib dalam mematuhi hukum dan peraturan.

Menurut Wiranto, Gerakan Indonesia Tertib merupakan gerakan sosial. Gerakan ini bersifat lintas sektoral serta partisipatif (kolaborasi pemerintah, masyarakat sipil, private sector, dan akademisi) dan diawali dengan adanya pemicu.

Selain itu desain program harus ramah pengguna, popular, menjadi bagian dari gaya hidup dan sistemik-holistik (berencana-semesta), kemudian nilai-nilai yang dikembangkan bertujuan mengatur kehidupan sosial (moral publik) dan dapat diukur dampaknya.

"Saya berharap bahwa dalam rembug nasional tentang Gerakan Indonesia Tertib, ASN akan selalu berpegang pada prinsip-prinsip tersebut," ujar Wiranto.

Sebelumnya pada Sabtu (26/8), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan -RB) Asman Abnur meminta ASN untuk mengubah budaya kerja di setiap instansi pemerintah dalam melakukan Revolusi Mental seperti yang dicanangkan pemerintah.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/8), Asman menjelaskan sedikitnya ada sepuluh perubahan yang harus dilakukan guna menciptakan ciri budaya kerja yang baik di lingkungan organisasi, termasuk organisasi pemerintahan.

"Pertama, kepekaan terhadap orang lain, yakni kepekaan terhadap para pengguna layanan, pemangku kepentingan, bawahan, atasan, pegawai lainnya, serta lingkungannya," kata Asman saat membuka Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani di Solo, Sabtu.

Ciri kedua, lanjut dia, ialah selalu tertarik untuk berinovasi yang memerlukan keterbukaan organisasi dalam memberikan kesempatan pegawai dalam menyampaikan ide.  Selanjutnya adalah keberanian untuk mengambil risiko, memperlakukan pegawai sebagai aset paling berharga bagi organisasi, adanya keterbukaan komunikasi bagi pegawai, keharmonisan serta keeratan hubungan antarpegawai.

Untuk menciptakan budaya kerja dengan ciri-ciri di atas, lanjut Asman, perlu dilakukan sejumlah perubahan. Yang pertama adalah mengubah cara melayani masyarakat mulai dari sisi perilaku para petugas, pegawai dan pejabat.

"Kita harus memiliki perilaku standar, mulai dari keharusan untuk selalu menunjukkan keramahan, ketulusan, tersenyum, kepekaan, kedisiplinan, fokus, selalu mendengar, menghormati, dan lainnya," kata dia.

 Apa yang dicanangkan oleh Menpan - RB dalam rembuk nasional Gerakan Indonesia Melayani selaras dengan arahan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang diberikan pada Pembukaan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental 2017 di Stadion Manahan Solo, Jumat (25/8).


 Puan Maharani menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara harus menjadi motor awal perubahan sesuai dengan revolusi mental. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment