ASN Mimika Harus Tanamkan Eme Neme Yaware

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) -Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri, Sony Sumarsono mengharapkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintahan Kabupaten Mimika harus tanamkan rasa persaudaraan.

"Ini perlu ditanamkan karena Mimika mempunyai semangat yang berpedoman pada Eme Neme Yauware, Bersaudara, Bersatu Kita Membangun," kata Sony ketika memimpin apel pagi, di Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Rabu (16/8) lalu.

Menurut Sony, semua ASN maupun masyarakat yang ada di Kabupaten Mimika adalah satu bangsa yaitu bangsa Indonesia. Walaupun berbeda-beda suku, agama, ras maupun perbedaan lainya tetapi semuanya tetap saudara sebangsa dan setanah air. "Saya sangat terkesan dengan persaudaraan disini. Dan saya hadir disini memberikan semangat bagi ASN untuk tetap menciptakan persaudaraan ,"katanya.

Dikatakan Sony, dengan semangat dan persaudaraan yang kuat, ditunjukan oleh ASN harus bisa merubah istilah Timika  (tiap minggu kacau) menjadi Tiap minggu kasih Allah. "Ini menjadi oleh-oleh buat saya, untuk bawa ke Jakarta. Jadi stop sudah istilah itu, oleh karena itu seluruh masyarakat harus bangun spiritual keagamaan dengan sering beribadah," kata Sony.

Selain itu Sony juga mengharapkan dengan kesepakatan kedua lembaga yakni ekeskutif dan legislatif berarti segala persoalan yang pernah terjadi selama ini di Mimika sudah berakhir. Dan membangun komunikasi yang baru demi membangun Kabupaten Mimika  "Setiap manusia tidak ada yang sempurna dan tidak luput dari kesalahan. Karena itu manusia diberikan kekuatan untuk saling memaafkan. Kalau memang kita bersatu maka gedung di sini dan gedung DPRD harus rukun," ujarnya.



Sony mengatakan, eksekutif tidak bisa bekerja sendiri tanpa DPRD, begitupun sebaliknya. Sebab mekanisme pemerintah itu harus saling bahu membahu. Karena setiap peraturan daerah harus disetujui oleh dua pimpinan daerah. "Tanpa kerjasama, anda tidak bisa memiliki RPJMD, anda tidak bisa laksanakan PP nomor 18 tahun 2016 mengenai organisasi perangkat daerah. Jadi kemarin sudah serahkan SK pengaktifan kembali DPRD melalui SK Gubernur Papua. Sehingga harus memiliki semangat yang sama untuk membangun Mimika," kata Sony.


Menurut Sony, apabila hubungan kedua lembaga ini tidak baik, maka hanya membuat ASN bingung dalam menyikapi, ASN akan menjadi takut, bahkan kinerja pun akan berkurang "Mimika ini bukan pemerintah daerah tapi pemerintahan daerah. Karena ada legialatif dan eksekutif. Jadi dua lembaga ini ibarat suami istri yang harus rukun bangun Mimika yang lebih baik kedepannya," katanya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment