Belanja Daerah Papua 2017 Naik Rp606 Miliar

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan anggaran belanja daerah pada APBD Induk TA 2017 mengalami kenaikan sebesar Rp606 miliar dari Rp15 triliun menjadi Rp15,6 triliun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Kamis (10/8), mengatakan kenaikan ini berasal dari pos Belanja Tidak Langsung yang mengalami peningkatan sebesar Rp85,5 miliar dari Rp8 triliun menjadi Rp8,1 triliun.

"Selain itu, peningkatan juga berasal dari Belanja Langsung yang direncanakan pada APBD Induk dianggarkan hanya sebesar Rp7 triliun, namun mengalami kenaikan Rp520 miliar menjadi Rp7,5 triliun," katanya.

Menurut Hery, namun pada pos Belanja Pegawai (non gaji) mengalami penurunan sebesar Rp152 juta dari anggaran semula sebesar Rp279 miliar menjadi Rp278 miliar.

"Lalu pada pos Belanja Barang dan Jasa mengalami kenaikan sebesar Rp592 miliar dari anggaran semula sebesar Rp3,2 triliun menjadi Rp3,7 triliun," ujarnya.

Dia menuturkan pada pos Belanja Modal juga terjadi penurunan sebesar Rp70 miliar menjadi Rp3,4 triliun dari anggaran semula sebesar Rp3,5 triliun.

"Sedangkan pendapatan daerah pada APBD Induk TA 2017 yang direncanakan sebesar Rp13,9 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp183 miliar menjadi Rp14,1 triliun yakni pada pos Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah," katanya lagi.

Dia menambahkan berdasarkan perimbangan dan pendapatan belanja daerah tersebut, maka posisi defisit APBD tahun anggaran 2017 mengalami perubahan secara agregat minus sebesar Rp1,5 triliun. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment