BPS Lakukan Sensus UMK dan UMB

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika, Yunus Wakum, SE mengatakan, sensus Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Usaha Menengah Besar (UMB) berlangsung pada bulan ini hingga September. Sasarannya sebanyak 2600 pengusaha dari 13 ribu lebih pengusaha yang pernah tercatat pada Sensus Ekonomi (SE) tahun 2016.

“Sensus dilakukan dari bulan ini sampai bulan depan, dan sasaran sensus sebanyak 2600 pengusaha,” kata Yunus Wakum, saat ditemui diruang kerjanya Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Mimika, Jalan Hasanuddin, Jumat (4/8).

Sensus yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui persis potensi ekonomi daerah, diluar sektor pertanian dan peternakan yang menetapkan indikator rencana pembangunan.

“Jadi, sensus ini dilakukan untuk melihat potensi ekonomi di suatu daerah,” ujarnya.
Lanjut Yunus, pelaksanaan sensus ekonomi UMK dan UMB ini dilakukan dengan merekrut sebanyak 40 tenaga pencacah di lapangan, dan dibantu sekitar 14 tenaga PND dari lingkup BPS Mimika. Sasarannya adalah para pengusaha yang terdata, dan akan dilakukan pendataan lebih mendalam mengenai aktivitas usaha, aset, omzet, produksi dan hasil usaha yang dilakukan oleh masyarakat. Atau usaha maupun perusahaan yang di sensus, baik ekonomi skala kecil maupun menengah dan besar.

“Kita rekrut tenaga pencacah untuk turun mendata, berkaitan dengan aktivitas dan pendapatan, baik usah kecil maupun besar,” kata Yunus.

Yunus juga menambahkan, bahan yang akan di survei adalah untuk mengetahui profil dan karakteristik usaha. Selanjutnya memberi gambaran tentang level struktur ekonomi, mengetahui daya saing bisnis, mendapatkan struktur pendapatan dan pengeluaran, mendapatkan gambaran permodalan prospek, dan kendala usaha. Sehingga dari situ dapat memperoleh data rinci dan data usaha perusahaan analisis perencanaan, serta mendapatkan benchmark dan basis data dari berbagai survei lanjutan dibidang ekonomi untuk sensus pada tahun 2026.

“Bahan yang di survey, profil perusahaan dan karakteristik, pendapatan dan sebagainya ini sebagai lanjutan untuk sensus tahun yang akan datang,” katanya.

Sensus ekonomi lanjutan ini nantinya akan memberikan manfaat bagi pemerintah, dunia usaha (investor) hingga ke masyarakat secara umum. Sedangkan manfaat untuk pengusaha adalah, bisa memberikan gambaran tentang peluang bisnis baru. Ketika ingin berinvestasi, pengusaha dapat melihat investasi yang tepat di Mimika.

Sedangkan dari sisi kemanfaatan bagi masyarakat, adanya informasi tentang peluang tenaga kerja. Ketika usaha yang di survei membuka lowongan atau membutuhkan tenaga kerja, itu bisa menjadi pendapatan masyarakat dalam sektor ekonomi. Kemudian untuk perguruan tinggi, bisa dijadikan sebagai bahan kajian atau bahan penelitian untuk mengembangkan ilmu, khususnya di bidang ekonomi.

“Jadi manfaatnya bagi pemerintah, pengusaha, dan juga masyarakat serta akademis,” katanya.
Sementara untuk hasil dari servei ini, setelah kegiatan nanti data akan diolah hingga ke pusat. Kemudian awal tahun 2018 mendatang barulah akan diketahui hasilnya.

“Kita belum bisa simpulkan langsung soal hasilnya,” ujarnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment