Bulog Berharap Persoalan Eks Karyawan Ada Solusi

Bagikan Bagikan


SAPA(TIMIKA) - Sejak terjadinya persoalan antara eks karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan manajemen, membuat perputaran ekonomi di Mimika sedikit lesuh. Hal ini tidak hanya dirasakan oleh para pedagang di pasar, kios dan toko, melainkan juga dirasakan Bulog sebagai penyedia bahan pangan.

Kepala Seksi Logistik (Kansilog) Bulog Mimika Winarni mengatakan, Bulog sebagai penyedia bahan pangan juga tidak luput dari turunnya konsumen dalam berbelanja.

“Hampir semua perdagangan baik grosir maupun pedagang besar dan kecil terkena imbas dari persoalan tersebut,” katanya Winarni, saat ditemui Salam Papua dikantornya, Selasa (22/8).

Kata dia, hadirnya pasar Bulog untuk membantu masyarakat menghadirkan beberapa jenis bahan pangan dengan harga yang relatif murah.

“Misalnya, gula pasir 1kg hanya Rp12.500. Target kita hanya untuk menstabilkan harga. Tetapi konsumen kita juga menurun, kena dampak,” katanya.

Winarni berharap, persoalan eks karyawan PTFI dengan manajemen bisa secepatnya selesai, dalam hal ini mendapat ada solusi agar semuanya bisa kembali dan berjalan normal.


“Sebagai penyedia bahan pangan kita harap bisa segera normal, sehingga perekonomian juga kembali normal. Mengapa kita katakan selama ini kurang normal, karena konsumen kurang belanja,” tuturnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment