Disporapar Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi Pemuda

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Mimika menggelar pelatihan kewirausahaan bagi pemuda pada Senin (28/8) di salah satu hotel di Jalan Ahmad Yani.

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika Ausilius You  dan dihadiri Kadisporapar Kabupaten Mimika Mohamat Toha, para narasumber dan peserta.

Sekda You dalam sambutannya mengatakan, pemuda harus kreatif, inovatif  dan mampu berkompetensi pada otonomi daerah yang penuh dengan dinamika perubahan.

"Pemuda adalah potensi kepemimpinan bangsa di hari ini dan di masa yang akan datang. Karena itu pelatihan ini bisa membentuk karakter pemuda yang sadar, yang pada akhirnya mampu mandiri karena masa depan ada di tangan para pemuda, " kata You.

Menurut You, generasi muda akan tumbuh dengan baik apabila mendapatkan pelatihan dan hasilnya nanti diimplementasikan dalam hidup bermasyarakat. Pelatihan merupakan upaya pembangunan dalam menjawab persoalan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

"Dengan mengikuti pelatihan para pemuda diharapkan siap mengaplikasikan dan menuangkan ide-ide yang dimiliki untuk pengembangan pembangunan di Mimika, "ujarnya.

Berkaitan dengan itu, You mengimbau kepada seluruh perkumpulan pemuda di Kabupaten Mimika sebagai dapat melihat setiap perubahan, terlebih pada aspirasi masyarakat. Dan sebagai pemuda harus berani tampil untuk mengambil tanggung jawab terhadap setiap kebijakan yang sudah ditetapkan. "Pemuda harus berani memulai melakukan sesuatu untuk pembangunan. Dengan demikian pemuda dapat berperan aktif dan memberdayakan diri dalam masyarakat, "ujarnya.

You meminta para peserta mengikuti kegiatan dengan serius. Narasumber juga diharapkan memberikan semua pengatahuan yang dimiliki kepada para peserta. Supaya nantinya peserta yang sudah ikut bisa membagi pengetahuan kepada pemuda lain yang tidak hadir.

Sementara Kepala Bidang Pemuda Disporapar Gat Tebay mengatakan, pemuda yang hadir difasilitasi oleh pemerintah untuk mengembangkan potensi keterampilan dan diberikan kesempatan untuk mengarah kepada kewirausahaan. "Jadi mereka bisa mandiri, bisa berkreasi dan berinovatif untuk mengembangkan usaha-usaha, khususnya menjahit dan anyaman noken, "katanya.

 Dijelaskan,  pelatihan ini diikuti 40 peserta dengan narasumber 8 orang, dibagi dalam dua tim yaitu 4 orang untuk menjahit dan 4 orang lagi untuk anyaman noken.


"Dalam pelatihan ini kita lebih banyak praktek karena pemuda yang ada sudah sering menjahit dan juga anyam noken. Hanya belum sempurna sehingga dibekali supaya lebih maksimal," ujarnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment