Dua Pelari Asmat Wakili Papua di Pentas Nasional

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) -  Dua orang pelari cilik asal kota lumpur Asmat mewakili Provinsi Papua bertarung di pentas Nasional, tepatnya di Medan Sumatera Utara pada 5 September 2017 mendatang.

Kedua pelari cepat  Asmat itu  tampil di even nasional setelah merebut juara I dan mengalahkan pasangan pelari dari 29 kabupaten/kota se Provinsi Papua dalam lomba lari Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) pada 2 Agustus 2017 lalu di Jayapura. 

“Kami hanya berpikir bagaimana berjuang mengharumkan nama Kabupaten Asmat. Kami tidak pernah menyangka bisa merebut juara I dan mengalahkan pasangan pelari dari 28 kabupaten se Provinsi Papua.  Dan kami bisa mewakili Provinsi Papua dalam O2SN tingkat Nasional di Medan. Semua juri, pelatih dan tim dari 29 kabupaten se Provinsi Papua heran. Mereka bilang anak-anak ini melatih lari di mana di Asmat, karena Asmat itu daerah lumpur dan jalan di atas papan,” kata pelatih lari O2SN Asmat, Daniel Laurens Saklil didampingi Ketua Kontingen Asmat, Saleh kepada media ini dalam perjalanan dengan Kapal Tatamailau dari Asmat menuju Timika, Minggu (27/8) siang.

Pelari asal SD YPPK Salib Suci Asmat, Sivia Manampimbir yang kini sedang duduk di bangku kelas VI dan pelari asal SD Inpres Suru, Yafet Wasem juga siswa kelas VI mengaku bisa merebut juara I lomba O2SN di Jayapura waktu lalu dan mewakili Provinsi Papua di Medan dalam lomba yang sama untuk semua Provinsi se Indonesia hanya berbekal semangat dan disiplin berlatih lari di halaman sekolah.

“Kami hanya disiplin berlatih di halaman sekolah. Setiap kami berlatih memang kaki selalu luka. Karena, kami berlatih di halaman sekolah yang halamannya menyerupai jembatan papan. Kini, kami sudah bisa berlari di jalan komposit atau jalan layang,” tutur kedua siswa SD kelas VI itu polos sambil mengenakan medali emas hasil dari perjuangan dalam lomba O2SN di Jayapura.

Menjawab media ini kedua pelari cepat asal kota lumpur Asmat itu mengaku optimis bisa mengalahkan pasangan siswa/i dari 33 Provinsi se Indonesia di Medan. “Kami selalu optimis bisa mengalahkan pasangan pelari dari 33 Provinsi dari 34 Provinsi se Indonesia. Kami ingin mengharumkan nama Provinsi Papua dan Kabupaten Asmat. Karena, kami sudah melakukannya di Jayapura. Kami juga ingin melakukan hal yang sama di Medan,” kata kedua siswa itu serempak dihadapan Ketua Kontingen Asmat, Saleh dan pelatih Daniel Laurens Saklil.

Menurut pengakuan Ketua Kontingen Asmat, kedua pelari asal Asmat itu akan bergabung bersama cabang lainnya di Jayapura dan sama-sama bertolak dari Jayapura 2 September 2017 mendatang menuju Medan. “Kami akan bergabung dengan cabang lain nanti dan berangkat bersama-sama menuju Medan 2 September 2017,” ujarnya.

Menyangkut fasilitas dan dukungan dari Pemda Asmat, Saleh mengaku fasilitas dan dukungan Pemda Asmat sangat bagus. “Pemda Asmat sangat support tinggi, dalam hal ini Penjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Asmat sangat mendukung. Buktinya, anak-anak yang membawa keharuman nama Kabupaten Asmat disupport penuh dari sisi pendanaan dari Asmat menuju Jayapura dan Medan hingga sampai pulang lagi ke Asmat,” katanya. (Fidel)

   
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:


  1. Mohon maaf jika postingan ini menyinggung perasaan anda semua tapi saya hanya mau menceritakan pengalaman pribadi saya yang mengubah kehidupan saya menjadi sukses. Perkenalkan terlebih dahulu saya Sri Wahyuni biasa di panggil Mba Sri, TKI tinggal di kota Pontian johor Malaysia,Saya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, tapi saya tidak menyerah dengan keadaan saya, tetap ikhtiar.
    pengen pulang ke indonesia tapi gak ada ongkos pulang. sempat saya putus asa,gaji pun selalu di kirim ke indonesia untuk biaya anak sekolah,sedangkan hutang banyak, kebetulan teman saya buka-buka internet mendapatkan nomor hp Mbah Suro +6282354640471 & 082354640471 katanya bisa bantu orang melunasi hutang nya melalui jalan TOGEL dan PESUGIHAN TAMPA TUMBAL...
    dengan keadaan susah jadi saya coba beranikan diri hubungi dan berkenalan dengan beliau Mbah Suro, Dan saya menceritakan keadaan saya lagi susah di negri orang. Beliau menyarankan untuk mengatasi masalah perekonomian saya, baiknya melalui jalan togel saja. Dan angka yang di berikan beneran tembus ,6D dan saya dapat RM.457.000 Ringgit selama 3X putaran. alhamdulillah terima kasih banyak ya allah atas semua rejekimu ini. walaupun ini hanya melalui togel..

    ReplyDelete