Enam Kabupaten Papua Jadi Percontohan Penanggulangan HIV-AIDS

Bagikan Bagikan





SAPA (JAYAPURA) - Pejabat Unit Pelayanan Teknis (UPT) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), TB dan Malaria pada Dinas Kesehatan Provinsi Papua, menyatakan enam kabupaten di wilayahnya dijadikan percontohan dalam penanggulangan HIV/AIDS.

Kepala UPT AIDS, TB dan Malaria pada Dinas Kesehatan Papua Berri IS Wopari, di Jayapura, Selasa (29/8), mengatakan keenam wilayah tersebut yakni Kabupaten Jayapura, Waropen, Nabire, Asmat, Boven Digoel dan Lanny Jaya.

"Keenam kabupaten ini terpilih dalam program Landasan Tahap II yang merupakan program kerja sama antara Pemerintah Australia dan Indonesia melalui program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) dengan mitra pelaksananya adalah Yayasan BaKTI," katanya.

Menurut Berri, program Landasan II mendukung peningkatan layanan garis depan di Papua dengan melakukan intervensi langsung ke unit garis depan utama yaitu pendidikan dasar, pelayanan kesehatan pada puskesmas, pemberdayaan kampung dan pencatatan sipil, serta penanggulangan epidemi HIV-AIDS.

"Konsultasi dan koordinasi secara luas dilakukan dengan Pemerintah Provinsi Papua hingga tingkat kabupaten untuk memastikan desain program ini sejalan dengan konteks lokal, program prioritas pemerintah daerah dan peraturan yang berlaku," ujarnya.

Dia menuturkan, selain Papua empat kabupaten di Provinsi Papua Barat juga terpilih dalam program penanggulangan HIV/AIDS ini yakni Kabupaten Manokwari Selatan, Fak-Fak, Kaimana dan Sorong.

"Kami juga menggelar 'workshop' pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS untuk meng'update' kebijakan pemerintah yang mendukung program tersebut," katanya lagi.

Dia menambahkan dari "workshop" tersebut diharapkan pula adanya pembelajaran serta penerapan kebijakan dalam program dan praktek cerdas oleh pemerintah maupun lembaga internasional di Papua guna memperoleh masukan untuk inisiasi gerakan kolektif memasyarakatkan pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment