Gubernur Papua Diperiksa Bareskrim

Bagikan Bagikan






SAPA (JAKARTA) - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai saksi kasus tindak pidana korupsi pada Kamis (31/8).

Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol. Erwanto Kurniadi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada Lukas.

"(Surat) sudah dikirim. Dipanggil hari Kamis pekan depan," kata Kombes Erwanto dalam pesan singkat, Sabtu (26/8).

Tak hanya akan memeriksa Lukas, pekan depan penyidik Bareskrim juga akan memeriksa sejumlah pejabat Pemprov Papua lainnya, termasuk di antaranya Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen.
"Gubernur (dijadwalkan diperiksa) pada hari Kamis, Sekda pada hari Selasa. Senin sampai Kamis pekan depan pemeriksaan pejabat-pejabat pemprov terkait," katanya.

Sebelumnya, pada panggilan pemeriksaan, Selasa (22/8), Gubernur Papua Lukas Enembe mangkir dalam jadwal pemeriksaannya sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan anggaran pendidikan berupa beasiswa untuk mahasiswa Papua pada tahun anggaran 2016.

Kombes Erwanto menjelaskan, selain Gubernur Lukas Enembe dan Sekda Hery Dosinael, Bareskrim juga sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Papua  juga dalam kasus yang sama.

"Senin sampai Kamis pekan depan akan dilakukan pemeriksaan terhadap pejabat-pejabat pemprov terkait," kata Kombes Erwanto melalui pesan singkat, Sabtu (26/8) malam.

Menurut Erwanto, pemeriksaan para saksi tersebut akan dilakukan selama sepekan ke depan. Ia merinci pada Senin (28/8) akan diperiksa mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Papua Benyamin dan Kepala BPKAD Papua Ridwan.

Selasa (29/8), dijadwalkan pemeriksaan Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, Kepala Dinas Pendidikan Papua Elias Wonda dan Kepala Dinas Sosial Papua Ribka H.

Pada Rabu (30/8) akan diperiksa Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua M. Musaad, Kadisdik Besem G, dan Bendahara T. Rumbiak. Sementara pada Kamis (31/8) dijadwalkan pemeriksaan Gubernur Papua Lukas Enembe dan staf Badan Kepegawaian Nicolas W. 

Penyelidikan kasus itu dimulai sejak 16 Agustus 2017 berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sprin.Lidik/73/VIII/2017/Tipidkor. Dalam kasus itu, penyidik Bareskrim telah memeriksa 10 orang saksi termasuk Direktur Operasional BPD Papua.

"Sekitar 10 saksi sudah diperiksa termasuk Direktur Operasional BPD Papua," katanya. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment