Insentif Guru Honor Harus Dibayarkan

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) -  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You menegaskan dana nsentif untuk para guru honor harus segera dibayarkan jika tercantum pada Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud).  Jika  tidak ada pada DPA maka harus dicari solusi untuk membayar dana insentif tersebut.

“Guru-guru itu sudah mengabdi dan mengajar berlama-lama. Jadi kalau sudah ada dalam DPA maka insentif itu harus segera dibayarkan. Kalau tidak ada dalam DPA maka harus diupayakan mencari solusinya. Jangan bikin gerakan-gerakan tambahan,” kata Sekda You saat diwawancarai usai membuka kegiatan penyuluhan penanggulangan Narkoba dan Pre Menstrual Syndrome (PMS) di aula sosialisasi Sentra Pendidikan, Selasa (29/8).

You mengatakan, persoalan insentif merupakan persoalan hak yang harus diperoleh para guru. Akan tetapi jika insentif tersebut tidak tercantum dalam DPA, maka merupakan kewajiban Dinas terkait untuk memberikan telaan yang sesuai dengan kenyataan kepada Bupati.

Ia mengatakan, Dinas terkait harus melaporakan ke Bupati jika insentif tersebut tidak ada atau dinilai kurang pada DPA sehingga bisa mencari solusi terbaik dalam menjawab tuntutan para guru.

“Kalau memang tidak ada di DPA, maka harus disampaikan kepada Bupati dengan telaan-telaan yang terbaik. Kalau bukan Bupati harus disampaikan ke Wabup. Itu saja solusi intinya,”katanya.

Sedangkan ketika ditanya terkait adanya guru mogok mengajar pasca terhentinya pencairan insentif tersebut, You mengatakan, aksi mogok mengajar tersebut merupakan persoalan teknis saja. Mereka menuntut hak yang harus didapat dari pemerintah. Sebab insentif diberikan pemerintah sebagai apresiasi serta dorongan agar para guru terus bersemangat dalam memberikan ilmu kepada seluruh anak Mimika.

“Tujuan insentif itu kan supaya mendorong semangat para guru. Saya harapkan supaya Dinas terkait harus berkomunikasi dengan Bupati dan Wabup,”katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment