Keamanan Timika Tanggung Jawab Bersama Warga Masyarakat

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) – Ketua Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu (KKJB), Imam Parjono, mengatakan, berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Mimika, tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian, tapi menjadi tanggung jawab elemen masyarakat bersinergi dengan kepolisian.

“Kami memang sebagai mitra, kalau mau dibilang ya dengan kepolisian. Kita selalu konsisten untuk memberikan pelayanan dalam bentuk pos-pos ronda, dan setiap malam masih aktif baik di dalam kota maupun di luar kota,” kata Parjono, saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Jumat (4/8).

Parjono menjelaskan, untuk menciptakan situasi kamtibmas di Mimika, pihaknya bekerjasama dengan kepolisian, salah satunya mendirikan pos kamling di lokasi yang dianggap rawan tindak kriminal. Apabila ada kejadian di masyarakat saat berada di pos kamling, segera melaporkan ke pihak kepolisian.

“Dimana daerah yang rawan akan kejahatan, disitulah kita dirikan dan kita komunikasi selalu dengan kepolisian. Jadi kalau misalkan ada masalah di suatu tempat itu kita datangi dan kita laporkan, apabila di lapangan kami dapat pelaku kita amankan dan serahkan kepada pihak Kepolisian,” jelasnya.

Parjono juga menambahkan, sejauh ini pihak KKJB yang menjadi pelopor, telah membangun kerjasama yang baik dengan pihak kepolisian sebagai wujud partisipasi masyarakat terhadap keamanan. Dirinya mengharapkan, ada kerjasama yang baik yang dibangun oleh suku-suku yang berada di Timika. Sebab kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama elemen masyarakat.


“Intinya kita bekerjasama dengan pihak kepolisian, dan di sinilah kita mau mengajak kepada suku-suku yang lain atau warga Timika yang lain untuk bersama-sama sadar bahwa keamanan itu kembali menjadi tanggung jawab bersama dan tidak hanya Polisi tapi seluruh masyarakat. Dan KKJB di sini sudah berupaya menjadi pelopor untuk kebaikan itu,” harapnya. (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment