Kemenkes Alokasikan Rp1,5 Triliun untuk RS Wamena

Bagikan Bagikan



SAPA (JAYAPURA) - Kementerian Kesehatan mengalokasikan anggaran Rp1,5 triliun untuk pembangunan rumah sakit vertikal tipe B di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Kadiskes Papua, drg Aloysius Giyai ketika ditemui di Jayapura, Selasa (1/8) mengatakan Kemenkes dan Komisi IX DPR RI menaruh perhatian besar untuk pembangunan rumah sakit di Wamena.

"Bahkan Komisi IX DPR RI telah mengultimatium jika pembangunan rumah sakit tersebut tidak sesuai dengan penganggaran, maka DPR RI akan memotong anggaran untuk Kementerian Kesehatan," ucapnya.

Komisi IX DPR RI juga meminta kepada Kementerian Kesehatan agar lebih dahulu mengajukan draf alokasi anggaran pembangunan rumah sakit Wamena untuk dilihat barulah draf anggaran lainnya dimasukan.

"Bagi saya itu sudah luar biasa. Kalau sudah seperti ini, saya tidak jadi Kepala Dinas Kesehatan Papua juga tidak papa yang penting cita-cita saya ingin pembangunan rumah sakit vertikal di pegunungan Papua sudah terwujud," ujarnya.

Pada Senin (31/7) dibawah pimpinan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan dr Untung bersama Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr Bambang memimpin 25 orang dari Kemenkes telah menerima sertifikat tanah pembangunan rumah sakit itu dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya diserahkan ke Kemenkes untuk memulai tahapan pembangunan.

Pembangunan Rumah sakit ini langsung dikendalikan oleh Kementerian Kesehatan. Di dalam rumah sakit itu akan dilengkapi dengan fasilitas medis yang memadai serta tenaga dokter dan perawat yang lengkap.

Jika fasilitas dan tenaga medis serta dokter yang nantinya bertugas lengkap, lanjut dia maka dari tipe B dirubah menjadi tipe A maka dengan demikian rumah sakit tersebut dengan sendirinya bertaraf internasional.

Pembangunan rumah sakit ini ditargetkan selesai dibangun sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yakni pada 2019. (Ant)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment